Suara.com - Bakal calon presiden (capres) Koalisi Perubahan, Anies Baswedan mengkritik kepastian hukum dalam urusan ekonomi di Indonesia. Anies mengatakan pemerintah saat ini belum menerapkan prinsip-prinsip good governance.
"Banyak sekali praktik di dalam pemerintahan yang tidak mengedepankan good governance, harus dibereskan. Ujungnya yang kita kenal dengan korupsi," ujar Anies dalam acara Indonesia's Leaders Talk yang disiarkan YouTube Universitas Hasanudin, dikutip Suara.com, Senin (25/9/2023).
Selain itu, Anies turut mengkritik mengenai kepastian hukum dalam dunia usaha dan investasi. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyinggung mengenai adanya investor asing yang memilih menandatangani kontrak di luar negeri.
"Banyak dunia usaha yang berkiprah di Indonesia dari internasional mereka memilih tidak menandatangani kontraknya di Jakarta mereka memilih menandatangani kontraknya di Singapura," kata Anies.
Anies menilai hal itu masih terjadi lantaran para investor itu tidak percaya dengan sistem hukum di Tanah Air.
"Bila investor internasional belum mau tanda tangan di Jakarta maka rule of law kita belum dipercaya," ucapnya.
Oleh sebab itu, menurut Anies kepastian hukum harus segera diperbaiki.
"PR-nya, kita perbaiki sistem yang kita miliki sekarang," lanjutnya.
Baca Juga: Biodata Muhaimin Iskandar Lengkap, Bakal Cawapres Pilihan Anies Baswedan
Berita Terkait
-
Awal Pekan, IHSG Diramal Bikin Cuan Para Investor
-
Tak Hanya di Sumsel, Korban Investasi Bodong FEC Bertambah: 114 Orang, Kerugian Lebih Rp 4 Miliar
-
'Adu Nasib'! Anies Baswdan Punya Cicilan Rumah dan Ganjar Pranowo Tinggal di Kontrakan
-
Komentar Sujiwo Tejo soal Prabowo Subianto di Bursa Capres: Satu-satunya Gak Plastik!
-
Anies Singgung Harga Pangan dan Biaya Pendidikan yang Bikin Ibu-ibu Jantungan: Yakin Masih Mau Diteruskan?
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Malaysia Kutuk Pengibaran Bendera Israel di Masjid Al-Aqsa, Desak PBB Tindak Rezim Zionis
-
Mikroba Bawah Tanah Ditemukan Mampu Atasi Krisis Iklim, Bagaimana Caranya?
-
122 Prodi di Kampus Negeri dan Swasta Ditutup Sepanjang 2026, Menteri Brian Ungkap Alasannya
-
Pemerintah Anugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Kepada Enam Tokoh
-
Habiburokhman: Tak Perlu Ada Perlakuan Khusus untuk Dino Patti Djalal
-
Takut Negosiasi Iran Gagal, Trump Tegur Netanyahu: Tanpa Saya Kau Sudah Masuk Penjara!
-
Negosiasi Iran Terancam, Donald Trump Gunakan Kata Kasar Tegur Rencana Militer Netanyahu ke Lebanon
-
Kebakaran Kemayoran Hanguskan 304 Bangunan, Rano Karno: Listrik Harus Dijaga!
-
Nadiem Tuding Kasus Chromebook Bermula dari Dendam Birokrasi: Banyak yang Periuk Nasinya Terganggu
-
Habiburokhman Sentil Dino Patti Djalal: Jangan Sok Paling Tahu Diplomasi