Suara.com - Aipda Rully Carerra, tengah ramai menjadi perbincangan. Sikapnya yang gigih di tengah keterbatasannya, membuat banyak pihak berdecak kagum.
Aipda Rully merupakan anggota kepolisian di Polsek Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang tinggal di Asrama Polri Pasar Minggu. Ia meneruskan rumah dinas peninggalan ayahnya yang purna tugas 9 tahun lalu.
Jurnalis Suara.com berkesempatan untuk mengunjungi rumah Aipda Rully.
Berdasarkan pengamatan, kediaman Aipda Rully jauh dari kata mewah. Bahkan rumah yang berada di dalam gang senggol ini tidak memiliki pelataran.
Meski demikian, masih ada beberapa pot tanaman, sebagai penghijauan yang diletakan di samping pintu rumah. Pintu rumah yang berbatasan langsung dengan aspal, juga terlihat sudah termakan usia.
Sebuah papan untuk menambal pintu menjadi hiasan tersendiri bagi rumah Aipda Rully.
Jurnalis Suara.com diperkenankan untuk masuk ke dalam rumah oleh ibu Aipda Rully, di dalam telah ada istri Aipda Rully, Linda Triningsih, dan anaknya yang baru berusia 8 tahun.
Terlihat sekeliling rumah, yang hanya berbentuk persegi panjang ini dipenuhi foto-foto keluarga mereka. Di antaranya, foto pernikahan Aipda Rully dan Linda.
Di ujung pandangan mata hanya ada sebuah gorden yang dijadikan skat pembatas ruangan. Di baliknya terlihat samar sebuah tempat tidur, dengan televisi flat di depannya.
Sebuah karpet plastik dibentangkan. Di atasnya, ada beberapa air mineral, dan kami memulai obrolan dengan Linda yang sedang hamil 7,5 bulan.
Linda mengatakan, menikah dengan Aipda Rully sejak 2013 silam. Saat itu usianya 24 tahun, sementara sang suami terpaut 5 tahun, yakni 29 tahun.
Meski telah menjadi seorang istri polisi, Linda tidak segan membantu perekonomian keluarganya dengan bekerja sebagai cleaning servis salah satu perkantoran di Kwitang, Jakarta Pusat.
“Sudah dua tahun (bekerja),” kata Linda kepada Suara.com, Kamis (28/9/2023) malam.
Linda mengaku, saat dua tahun lalu melamar pekerjaan menjadi cleaning service, ia tidak menggunakan privilege suaminya yang berstatus anggota Polri.
Ia mengaku tak menggunakan hal tersebut, karena tidak mau membuat rekan kerjanya menjadi canggung saat dekat dengannya.
Berita Terkait
-
Linda Istri Polisi Tunanetra Kerja Cleaning Service saat Hamil Tua, ISESS: Bhayangkari Harusnya Malu Flexing dan Hedon
-
Suaminya Polisi Tunanetra, Kisah Linda Ibu Bhayangkari Banting Tulang jadi Cleaning Service saat Hamil Tua
-
Beraksi Siang Bolong, Komplotan Pencuri Bobol Rumah Warga di Jagakarsa, Perhiasan hingga Kamera Raib
-
Ngaku Polisi saat Ditegur Naik Motor Sambil Merokok, Dedi Kicep dan Minta Maaf Usai Diciduk Polsek Jagakarsa
-
ABG Korban Begal di Jagakarsa Resmi Buat Laporan Polisi
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan