Suara.com - Bareskrim Polri kini sedang mengejar tersangka lain yang sempat membantu menyembunyikan tersangka kasus kepemilikan senjata api (senpi) ilegal, Dito Mahendra.
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan pengejaran itu merupakan tindak lanjut dari kasus tersebut.
"Jadi kami penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri masih mengembangkan terhadap tersangka lain,” kata Ramadhan kepada wartawan, Rabu (4/10/2023).
Tersangka lain yang dimaksud Ramadhan adalah pihak yang sempat membantu Dito dalam pelariannya. Ia enggan berasumsi terkait siapa sosok yang diduga membantu Dito bersembunyi.
“Tersangka lain itu siapa, tersangka lain yang turut menyembunyikan saat DM (Dito Mahendra) dalam masa pelarian, ya,” imbuhnya.
Ramadhan mengatakan tim penyidik nantinya akan memastikan terlebih dahulu apakah sosok tersebut mengetahui status Dito yang kala itu sedang dicari polisi.
“Kita masih dalami ya. Dugaan menyembunyikan. Jadi apakah yang bersangkutan itu tau kalau saudara DM ini adalah orang yang dicari polisi,” jelas dia.
Sebelumnya, Dito ditangkap saat tengah liburan di sebuah villa kawasan Canggu, Badung, Bali, pada Kamis (7/9/2023) siang. Ia ditangkap seorang diri.
Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro menerangkan saat ditangkap penyidik kembali menemukan barang bukti berupa senjata api.
Baca Juga: BREAKING NEWS: Dito Mahendra Resmi Ditahan di Rutan Bareskrim Polri
Kekinian, Dito sudah ditahan di Rutan Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan terhitung sejak Jumat (8/9/2023).
Kepada awak media Dito mengklaim akan buka-bukaan terkait kasus ini.
"Tunggu ya, tunggu ya. Nanti saya buka semua," kata Dito sambil tersenyum saat tiba di Bareskrim memakai rompi tahanan berwarna oranye.
Berita Terkait
-
Dito Mahendra Tiba di Bareskrim: Tetap Nyengir Walau Diborgol dan Berbaju Tahanan
-
BREAKING NEWS: Dito Mahendra Resmi Ditahan di Rutan Bareskrim Polri
-
Dito Mahendra Ditangkap Saat Berlibur di Villa Kawasan Canggu, Bareskrim Kembali Sita Barang Bukti Senpi
-
Tetap Nyengir Walau Diborgol dan Berbaju Tahanan, Dito Mahendra: Nanti Saya Buka Semua!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK