Suara.com - Jalan Tol Kuala Tanjung - Tebing Tinggi - Parapat (Kutepat) di Sumatera Utara dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk mempermudah akses wisatawan menuju Danau Toba.
Tidak hanya meningkatkan konektivitas ke destinasi wisata, Tol Kutepat juga punya konsep unik yang membuatnya berbeda dibanding jalan tol lainnya.
Sekertatis Perusahaan PT Hutama Marga Waskita, Ergy Pramadipta mengatakan mengingat danau toba akan jadi wisata kelas dunia setiap gate di Jalan Tol Kutepat mengadopsi kearifan lokal dengan ornamen-ornamen khas Batak dan dikemas dengan konsep modern.
Jalan tol Kutepat juga akan dilengkapi dengan tiga rest area, 1 di ruas Tebing Tinggi -Indrapura tipe B luasnya 4 hektare, lalu di Serbelawan - Siantar ada rest area tipe A yang luasnya 7 hektare, terakhir ada rest area tipe B dengan luas 4 hektare yang sudah mendekati pintu keluar Siantar.
“Sementara untuk UMKM kita akan kordinasi dengan Pemda setempat, bisa 50-70 persen dan sisanya untuk non UMKM, rencananya kita juga akan memberikan pelatihan agar pelayanan yang diberikan sesuai,” ucap Ergy kepada media di kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Rabu (4/10/2023).
Terkait adanya pembangunan hotel di Rest Area nantinya, Ergy mengatakan bahwa pihaknya masih akan menyesuaikan dengan animo masyarakat apakah perlu atau tidak adanya hotel.
“Salah satu rest area dialiri sungai yang melintas, ada air terjun juga yang bisa jadi potensi wisata sebelum para pengendara sampai ke Parapat, itu konsep yang coba kita kembangkan,” ucap Ergy.
Sebagai informasi, jalan tol Kutepat memiliki panjang total 143,25 km dan saat ini progresnya sudah mencapai 90 persen dimana Gate Indrapura sampai dengan Kuala Tanjung ditargetkan selesai di akhir tahun ini sehingga dari Tebing Tinggi sampai dengan Kuala Tanjung secara konstruksi bisa selesai 100 persen di tahun ini.
Baca Juga: Ngakak! Stik Drum Menteri PUPR Basuki Patah saat Jadi Drummer Band Gigi
Berita Terkait
-
Progres Pembangunan Tol Kutepat Capai 90 Persen, Siap Permudah Wisatawan Menuju Danau Toba
-
Didemo Warga, Tambang Urug untuk Jalan Tol yang berada di Gunungkidul Akhirnya Ditutup
-
Kementrian PUPR Sambut Oktober dengan Memperingati Hari Habitat Dunia
-
Pembangunan Seksi 2 Rampung, Jalan Tol Serpong-Cinere Bisa Sebentar Lagi Beroperasi Penuh
-
Menteri PUPR Basuki 'Berulah' Lagi Jadi Pengamen, Tapi Malah Dapat Tisu!
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua
-
Kasatgas Tito Karnavian Pastikan Pemulihan Sekolah Pascabencana di Tapanuli Tengah
-
Hari Kesembilan OMC, BPBD DKI Intensifkan Mitigasi Cuaca Ekstrem Lewat Tiga Penerbangan
-
Korban Longsor Gunung Burangrang Bertambah jadi 10 Orang