Suara.com - Israel menyatakan perang terhadap kelompok Hamas, yang menguasai jalur Gaza Palestina. Itu setelah sayap militer Hamas, yakni Brigade Al Aqsa menyerbu wilayah Israel, Sabtu (7/10) akhir pekan lalu.
Sementara di media-media sosial Indonesia, Senin (9/10/2023), banyak beredar video yang diklaim sebagai pasukan terjun payung Hamas tengah mendarat di Israel.
Namun, apakah video tersebut otentik?
Pemeriksaan fakta
Sebuah video viral yang diklaim memperlihatkan pasukan khusus Hamas mendarat dengan parasut di wilayah Israel mencuri perhatian publik, khususnya di tengah ketegangan konflik bersenjata antara Israel dan Hamas.
Video tersebut dibagikan oleh sebuah akun Instagram pada Senin (9/10/2023) dengan narasi yang menyatakan bahwa ratusan tentara pejuang Palestina mendarat di wilayah Israel.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Cek Fakta Suara.com, klaim tersebut ternyata salah.
Menurut hasil penelusuran, sebagaimana antara lain dimuat oleh situs RNAnews, bangunan yang tampak dalam video tersebut ternyata adalah gedung Akademi Militer Mesir yang terletak di Kairo.
Hal ini dapat dikenali dari simbol dan tulisan pada gedung tersebut. Sebagai bukti tambahan, foto dari gedung Akademi Militer Mesir yang mirip dengan yang ditampilkan dalam video juga ditemukan di Google Maps.
Baca Juga: Eks Pesepak Bola Lior Asulin Jadi Korban Perang Hamas - Israel, Lagi Party Tewas Dibunuh Hamas
Beberapa media di Indonesia juga telah menelusuri dan memuat klarifikasi soal ini. Di antaranya seperti dapat dibaca di laman CekFakta Kompas ini.
Kesimpulan
Jadi, berita yang mengatakan video itu menunjukkan pasukan khusus Hamas mendarat di Israel adalah informasi yang keliru.
Harap berhati-hati dalam menyebarkan informasi di era digital ini dan selalu melakukan cek fakta sebelum membagikannya.
Berita Terkait
-
Eks Pesepak Bola Lior Asulin Jadi Korban Perang Hamas - Israel, Lagi Party Tewas Dibunuh Hamas
-
Laga Kualifikasi Piala Eropa 2024 Dihentikan karena Perang Hamas - Israel
-
Oleksandr Zinchenko 'Kena Mental' Usai Terang-terangan Dukung Israel
-
Gibran Diamuk Gegara Diam Soal Israel vs Palestina, Alam Ganjar Ikut Terseret
-
Serangan 'Badai Al Aqsa', Bukti Lemahnya Intelijen Israel
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
Terkini
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!