Suara.com - Konflik terbaru antara Israel dan Palestina telah berdampak pada dunia sepakbola, dengan UEFA mengumumkan penundaan pertandingan Kualifikasi Piala Eropa 2024 di Israel sebagai tindakan keamanan.
Keputusan ini memengaruhi beberapa pertandingan, termasuk kualifikasi Piala Eropa 2024, kualifikasi Piala Eropa U-21 2025, dan turnamen mini.
"Mengingat situasi keamanan saat ini di Israel, UEFA telah memutuskan untuk menunda semua pertandingan yang dijadwalkan di Israel dalam beberapa minggu ke depan dengan tanggal baru yang akan dikonfirmasi pada waktunya," demikian pernyataan UEFA.
Pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2024, seperti Israel melawan Swiss dan Israel versus Kosovo, kemungkinan besar akan ditunda.
Demikian juga pertandingan kualifikasi Piala Eropa U-21 2025, seperti Israel versus Jerman dan Estonia, juga terkena dampak penundaan.
Meskipun demikian, UEFA akan terus memantau perkembangan konflik di Israel dan akan merencanakan ulang tanggal pertandingan setelah situasi lebih stabil.
Keputusan ini muncul setelah konflik yang terjadi di perbatasan Gaza antara Israel dan pejuang Hamas, yang menyebabkan peningkatan ketegangan.
Perang tersebut telah menelan korban jiwa dari kedua belah pihak, dengan laporan yang mencatat bahwa sekitar 700 warga Israel tewas dan 400 warga Palestina meninggal dunia.
Situasi ini masih terus berkembang, dan dunia sepakbola harus bersabar menunggu perubahan lebih lanjut seiring evolusi konflik di Timur Tengah.
Baca Juga: Anak-anak hingga Orang Tua Diserang Saat Hari Libur, PM Israel: Hamas Ingin Bunuh Kita Semua
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Persib Tambah Koleksi Trofi Usai Pecundangi Bali United Igor Tolic Belum Puas
-
Menghidupi Kembali Tradisi Lokal: Menjaga Rinjani Lewat Sembeq Buraq
-
Bukan Mesin Belanja: Ketika APBN Terus Dipakai Tanpa Membangun Mesin Uang
-
Kado Kemerdekaan dari Alam, Anak Gajah Sumatera Lahir di Sumsel
-
Guru PPPK Ditarik ke Pusat, P2G Ingatkan Pemerintah Soal Status dan Karier Harus Jelas
-
Belanja Bulanan Hemat Pakai Kartu BRI di Astro, Dapatkan Diskon Langsung!
-
Peringatan Dini Tsunami Flores Keluar Dua Menit, Apakah Cukup?
-
Nikmati Promo Buy 1 Get 1 Dari BRImo, Nonton Langsung Cherrypop 2026 Dari Lapangan Candi Prambanan
-
Warung Madura dan Perannya Menjaga Jakarta 24 Jam
-
Mengulas Bridge to Terabithia, Novel yang Ajarkan Anak tentang Kehilangan