Suara.com - Terpidana kasus kopi sianida Jessica Kumala Wongso merayakan ulang tahun ke 35 di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, pada Senin (9/10/2023) kemarin.
Pengacara Jessica, Otto Hasibuan turut memberikan kejutan atau surprise terhadap kliennya tersebut. Otto mengaku mengirim timnya langsung untuk menemui Jessica di rutan.
"Kita kasih doa, banyak berdoa," kata Otto kepada wartawan, Selasa (10/10/2023).
Menurut informasi yang diterima timnya, Otto menyebut Jessica merasa senang atas perhatian yang diberikan.
"Saya dengar dari tim saya senang," katanya.
Di hari ultang Jessica Wongso tersebut, Otto berharap kliennya dapat memperoleh keadilan. Sekaligus juga berharap ketidakadilan seperti yang dialami Jessica tidak terulang kembali di kemudian hari.
"Saya disini bilang tidak ada pikiran kita menang atau kalah. Kita hanya minta keadilan ditegakan, jangan sampai terjadi lagi kedua kali pada orang lain, kasihan," ungkapnya
Sebagaimana diketahui, Jessica divonis 20 tahun karena dinilai terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Wayan Mirna Salihin. Ia telah menjalani masa hukuman selama 7 tahun sejak 2016 lalu.
Kasus kopi sianida ini ramai diperbincangkan setelah diangkat kembali dalam film dokumenter berjudul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso besutan Netflix. Banyak dari masyarakat yang menyoroti kejanggalan di balik pengungkapan kasus ini hingga menaman curiga bahwa Jessica bukan benar-benar pelaku sesungguhnya.
Baca Juga: Beredar Isi Surat Jessica Wongso dari Bui: Don't Worry, Aku Sudah Berhenti Minum Kopi
Berita Terkait
-
Edi Darmawan Pastikan Bukti Sisa Kopi Mirna Salihin Asli: Kalau Enggak, Saya Masuk Bui 7 Tahun
-
Dalih Ayah Mirna Selipkan Uang Buat Ongkos karena Kasihan, Psikolog Reza Indragiri: Saya Tidak Semiskin Itu!
-
Kasus Kopi Sianida, MA Tegaskan Jessica Wongso yang Membunuh Mirna Salihin
-
Unggahan Putusan PK Jessica Kumala Wongso, MA: Matinya Mirna Akibat Perbuatan Terdakwa
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri
-
KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris
-
Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional
-
Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya
-
Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris
-
Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira
-
Sekolah Rakyat Rasa Militer? 1.000 Taruna Kemhan Bakal Diterjunkan Gembleng Disiplin Siswa
-
Ribuan Siswa Lolos PTN Memilih Tak Daftar Ulang, Sinyal Krisis Biaya Pendidikan?
-
Selat Hormuz Memanas Lagi, Serangan Drone Iran Menghentikan Evakuasi Kapal IMO