Suara.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mengklaim tidak mengetahui pertemuan antara Ketua KPK Firli Bahuri dengan Syahrul Yasin Limpo (SYL). Pertemuan di lapangan bulu tangkis pada Maret 2022 itu terjadi saat Syahrul masih menjabat menteri pertanian.
Ghufron juga mengaku tidak mengetahui dugaan pemerasan yang diduga dilakukan pimpinaan KPK ke SYL dalam perkara korupsi di Kementerian Pertanian.
"Kalau ke saya, saya sampaikan bahwa baik dugaan pemerasan, maupun juga pertemuan-pertemuan, sebagaimana telah beredar luas pertemuan di gedung olahraga bulu tangkis, ataupun tempat-temapt lain, sekali lagi saya sampaikan kami, saya secara pribadi tidak tahu," kata Ghufron saat ditemui wartawan di Gedung KPK C1, Jakarta, Jumat (27/10/2023).
Ghufron mengaku baru mengetahui pertemuan antara Firli dengan SYL dari pemberitaan di media massa.
"Saya baru tahunya setelah di media massa, diberitakan," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, pertemuan SYL dengan Firli masih berkaitan dengan pemerasan yang diduga dilakukan pimpinan KPK di kasus korupsi di Kementerian Pertanian.
Perkara itu bergulir di Polda Metro Jaya. Firli saat diperiksa penyidik pada Selasa (20/10/2023) mengakui pertemuan itu terjadi pada Maret 2022 di lapangan bulu tangkis kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat.
Kekinian Polda Metro Jaya telah menggeledah dua rumah Firli di Jalan Kartanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan di Villa Galaxy, Jaka Setia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Kamis (26/10/2023).
Baca Juga: Soleh Solihun Soroti Ketua KPK Diduga Memeras hingga MK Langgar Etika: Sabar Sekali Ya Kita
Berita Terkait
-
Nurul Ghufron: KPK Saat Ini Tak Punya Safe House, Termasuk di Kertanegara 46
-
Dewas KPK Buka Peluang Panggil Eks Ajudan Firli dan SYL serta Tersangka Kasus Korupsi Kementan
-
Soleh Solihun Soroti Ketua KPK Diduga Memeras hingga MK Langgar Etika: Sabar Sekali Ya Kita
-
Firli Bahuri Malah Foto Bareng Ketua RT Saat Rumahnya Digeledah, Netizen Salfok: Lah Mirip Saykoji
-
Dewas KPK Akui Tak Punya Kewenangan Usut Safe House Firli Bahuri: Itu Konteksnya Pidana!
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing