Suara.com - Wakil Ketua KPK Alexander Marwata memberikan pembelaan terhadap Ketua KPK Firli Bahuri yang dituding bersikap 'one man show' memimpin lembaga antikorupsi. Dia membantah pimpinannya tersebut memiliki sikap seperti itu.
"Apakah yang dialakukan FB (Firli) selaku ketua KPK itu one man show? Saya sudah jalan 8 tahun di sini, sepertinya saya tidak pernah melihat kepemimpinan di KPK itu one man show, baik eranya Pak Agus Rahardjo maupun Pak FB," kata Alex di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (9/11/2023).
Disebutnya dalam proses penindakan, Firli selalu memberikan tanda tangan paling akhir, setelah empat pimpinan lainnya.
"Kalau belum ada tanda tangan pimpinan yang lain Pak Ketua itu tidak mau tanda tangan. Jadi kalau pimpinan yang lain itu ACC, pasti yang bersangkutan juga ACC, setuju. Itu yang saya alami," ujarnya.
"Jadi tidak ada istilah one man show, satu pimpinan bisa mempunyai hak veto untuk membatalkan keputusan pimpinan yang lain. Bisa dicek nanti di surat-surat dinas di penindakan," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Video Anies Ajak Intel Foto Bareng Usai Kepergok Viral, Ini Respons Kodam Diponegoro
-
PPATK Klaim Transaksi Judol Turun Drastis di 2025, DPR: Hasil Kerja Nyata atau Karena Sulit Dilacak?
-
Gegara Investasi Travel Haji Rp1,2 Miliar, Eks Sekjen Pordasi DKI Dihabisi Rekan Bisnis di Bantul
-
Gugatan Nikah Beda Agama Ditolak MK, Pencatatan Perkawinan Tetap Ikuti Hukum Nasional
-
Kasus Penganiayaan Pegawai Ritel di Pasar Minggu Berakhir Damai, Polisi: Proses Hukum Profesional
-
Epstein Files Bikin Geger, Mantan Presiden AS dan Istrinya Akan Diperiksa
-
Ikuti Perintah Prabowo, Gubernur Pramono Bakal Tertibkan Atribut Partai dan PKL di Trotoar
-
KPK Incar Harta Bos Asing di BUMN, Direksi WNA Wajib Lapor LHKPN
-
Prabowo Kumpulkan Tokoh Islam di Istana Hari Ini, BoP Jadi Salah Satu Agenda Bahasan
-
Disalip Lewat Bahu Kiri, Mobil Jetour Hantam Guardrail dan Terbakar Hebat di Tol Jagorawi