Suara.com - Seorang tahanan kasus pencurian dengan pemberatan atau curat berinisial G (20) ditemukan tewas di ruang sel Polsek Teluknaga, Tangerang, Banten, pada Selasa 14 November lalu.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Zain Dwi Nugroho menyebut peristiwa ini terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Ketika itu jasad korban pertama kali ditemukan oleh tahanana lain.
"Tahanan tersebut merupakan pelaku curat meninggal dunia diduga karena gantung diri," kata Zain kepada wartawan, Jumat (17/11/2023).
Dugaan penyebab korban meninggal karena bunuh diri ini, lanjut Zain, berdasar hasil olah tempat kejadian perkara atau TKP dan keterangan saksi-saksi yang telah diperiksa penyidik.
"Itu telah sesuai dengan hasil olah TKP serta keterangan beberapa saksi-saksi kejadian," ujarnya.
Menurut Zain, pihak keluarga korban juga telah memahami kondisi tersebut setelah dijelaskan penyidik. Korban kekinian juga telah dimakamkan oleh pihak keluarga.
Meski begitu, tambah Zain, Bidang Propam Polda Metro Jaya kekinian juga masih melakukan pemeriksaan terhadap anggota Polsek Teluknaga. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian anggota hingga terjadinya peristiwa bunuh diri tersebut.
"Hasilnya akan kita sampaikan lebih lanjut," pungkasnya.
Baca Juga: Siapkan Dokter Spesialis Kejiwaan, RSUD Tangerang Sediakan Layanan Konsultasi Jiwa untuk Caleg Gagal
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang