Suara.com - Kali Ciliwung kembali meluap hingga sejumlah daerah di Jakarta kembali kebanjiran. Banyaknnya daerah yang tergenang air banjir setelah Ibu Kota diguyur hujan lebat pada Rabu (29/11) malam hingga Kamis (30/11) hari ini.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta mencatat ada sebanyak 45 RT di Jakata yang kini tergenang banjir.
"Hujan menyebabkan kenaikan status Bendung Katulampa Siaga 2 (Siaga) pada Rabu (29/11) pukul 20.10 WIB, Pos Depok Siaga 2 (Siaga) pada Rabu (29/11) pukul 23.00 WIB, Pos Pesanggrahan Siaga 3 (Waspada) pada Kamis pukul 01.00 WIB," kata Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji dikutip dari Antara, Kamis.
Ia menambahkan, hujan juga menyebabkan Pos Angke Hulu berstatus Siaga 3 (Waspada) pada Kamis pukul 04.00 WIB dan Pintu Air Manggarai Siaga 3 (Waspada) pada Kamis pukul 08.00 WIB.
Adapun wilayah yang terdampak adalah enam RT di Kelurahan Pejaten Timur, Jakarta Selatan, dengan ketinggian genangan 30-150 sentimeter. Lalu dua RT di Kelurahan Rawajati, Jakarta Selatan, dengan ketinggian genangan 70-80 sentimeter.
Kemudian dua RT di Kelurahan Balekambang, Jakarta Timur, dengan ketinggian genangan 150 sentimeter. Lalu 12 RT di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, dengan ketinggian genangan 30-160 sentimeter.
Selanjutnya, dua RT di Kelurahan Cililitan Jakarta Timur dengan ketinggian genangan 50-100 sentimeter, tujuh RT di Kelurahan Bidara Cina Jakarta Timur dengan ketinggian genangan 50-150 sentimeter, dan 14 RT di Kelurahan Kampung Melayu Jakarta Timur dengan ketinggian genangan 30-150 sentimeter.
"Kemudian satu RT di Kelurahan Lenteng Agung saat ini sudah surut," ujar Isnawa.
Isnawa mengatakan, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan, serta memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat.
BPBD pun menargetkan genangan dapat surut secepatnya.
Berita Terkait
-
Langganan Banjir, 100 Rumah di Kebon Pala Jaktim Terendam Lagi: Sodetan Ciliwung Pemerintah Belum jadi Solusi
-
Banjir di Kenya Lenyapkan 120 Nyawa, Puluhan Ribu Orang Mengungsi
-
PSSI Berkilah Soal Lapangan JIS Banjir: Kalau Pakai Rumput Lama Bisa Tak Jadi Tanding
-
Lapangan Banjir Karena Hujan, Atap Buka-Tutup JIS Kok Tidak Berfungsi?
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara