Suara.com - Pria tanpa identitas diduga pemulung ditemukan tewas dalam kondisi membusuk di kolong jembatan Jalan Raya Cakung, Cilincing, Jakarta Utara. Jasad korban pertama kali ditemukan tukang parkir pada Rabu (29/11) pagi.
Kapolsek Cilincing Kompol Fernando Saharta Saragi menyebut, korban saat itu ditemukan sudah dalam kondisi membusuk di dekat tumpukan sampah.
"Korban Mr X atau tanpa identitas. Jenis kelamin laki-laki ditemukan di sekitar tumpukan sampah-sampah," kata Fernando kepada wartawan, Kamis (30/11/2023).
Berdasar hasil pemeriksaan awal, lanjut Fernando, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Menurutnya, korban diduga tewas sejak seminggu yang lalu.
"Hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia sudah kurang lebih dari satu minggu," ujarnya.
Meski begitu, Fernando menyampaikan akan melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kematian korban. Namun, berdasar keterangan saksi korban disebut pernah terlihat melintas di sekitar lokasi beberapa hari yang lalu sambil membawa karung.
"Saksi menjelaskan bahwa pernah melihat seorang laki-laki membawa karung (pemulung) yang melintas di bawah kolong jembatan Jalan Raya Cakung," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender