Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung melontarkan kata-kata tajam dan pedas kepada Jubir TKN Prabowo-Gibran Andre Rosiade. Politikus Partai Gerindra itu disebutnya tidak paham soal demokrasi.
Hal itu disampaikan Rocky Gerung saat diberi kesempatan menanggapi isu otoritarianisme dalam acara talkshow di channel YouTube Indonesia Lawyers Club, Kamis, 30 November 2023.
"Andre pernah enggak mengalami peristiwa mendebarkan di orde baru? orang itu dia ingat apa yang dialami secara real. Tapi kalau saya ceritakan sesuatu yang tidak kamu alami kamu hanya bayangkan," ucap Rocky Gerung seperti dikutip Suara.com, Sabtu (2/12/2023).
Video 'Andre Rosiade diberi kuliah 9 SKS Bung Rocky Gerung di ILC' ini viral setelah videonya tersebar di media sosial. Salah satu yang mengunggahnya akun tiktok bernama gallery_79.
Rocky juga bercerita kalau dirinya pernah menjadi penasihat Adnan Buyung Nasution. Seuatu ketika saat lagi diskusi kata Rocky, mereka didatangi oleh polisi. Polisi tersebut saat itu mengatakan demi undang-undang mereka membubarkan diskusi tersebut.
Namun pada pempimpinan sekarang dilakukan dengan senyap. Rocky mencontohkan saat dirinya pernah ditolak menjadi pembicara diskusi oleh salah satu universitas.
"Orde baru pakai UU, dia sah bubarkan itu. Kalau sekarang rektornya di telepon, 'jangan terima Rocky Gerung' untuk diskusi, anda lihat," kata dia.
Lebih lanjut, Rocky Gerung juga membantah pernyataan Andre yang menganggap Jokowi merupakan pemimpin yang merawat demokrasi. Jokowi kata dia, memimpin ketika Indonesia sudah menerapkan sistem demokrasi.
"Jokowi tidak ada dimana-mana, bagaimana mungkin anda bilang Jokowi sedang merawat demokrasi?, dia memberantakan demokrasi itu intinya," jelas Rocky Gerung.
Baca Juga: Ogah Jadi Ban Serep, Mahfud MD Minta Menkopolhukam Bisa di Bawah Wapres ke Megawati
Saat Rocky Gerung bicara, Andre terlihat hanya melihat ke arah wajah Rocky. Tidak terlihat bantahan atau jawaban pembelaan.
Rocky kemudian menekankan pentingnya belajar sejarah. Dia kemudian menilai pengetahuan Andre cetek.
"Itu pentingnya belajar sejarah saudara Andre, pengetahuan anda kurang sekali soal demokrasi itu," katanya.
"Iya saya mau terangkan itu. Jadi hentikan segala macem cawe-sawemu itu, akan kelihatan anda dungu kelihatannya tuh," Rocky menambahkan.
Berita Terkait
-
Enaknya Jadi Gibran: Dibantu Paman, Debat Khusus Cawapres Dihapus
-
Gelombang Penolakan Dinasti Politik Bermunculan, Kali Ini Ribuan Mahasiswa di Palu Gelar Mimbar Demokrasi
-
Ogah Komentari Klaim Agus Rahardjo, Ketum Golkar Airlangga: Jelas Ya, Korban E-KTP Siapa?
-
Ogah Jadi Ban Serep, Mahfud MD Minta Menkopolhukam Bisa di Bawah Wapres ke Megawati
-
Ada Kekuatan Jokowi dan Luhut, Prabowo: Insya Allah Kali Ini Menang
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan