Suara.com - Ibra Azhari alias IBR hanya bisa tertunduk pasrah saat digelandang polisi dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (8/1/2024). Tak sepatah kata pun yang terlontar dari adik dari pesinetron Ayu Azhari itu saat dicecar pertayaan awak media.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M Syahduddi mengatakan Ibra menggunanakan narkotika akibat sedang punya permasalahan keluarga.
"Dia menggunakan sabu karena yang bersangkutan ada permasalahan keluarga," kata Syahduddi di Mapolres Jakarta Barat.
Syahduddi menyebutkan, saat diringkus, Ibra diringkus bersama seorang wanita bernama Nandya Natasha alias NN.
Nandya, diketahui juga sebagai artis lawas yang pernah menjadi figuran di film Warkop DKI. Nandya juga saat itu sempat beradu akting dengan Dono.
"NN ini merupakan pacar IBR dari informasi IBR sudah menjalin hubungan selama 2 tahun,” ujar Syahduddi.
Tidak seperti sejoli pada umumnya, pasangan ini kerab menggunakan sabu saat berkencan sejak dua bulan terakhir.
“Sudah mengkonsumsi bareng selama 2 bulan, setelah dia keluar dari lapas," jelasnya.
Dalam perkara ini, selain Ibra dan Nandya. Ada dua orang pengedar yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Baca Juga: Masalah Rumah Tangga Jadi Alasan Ibra Azhari Pakai Sabu Bareng Pacar
Keduanya berinisial, ADR dan RZ. Sementara petugas sampai saat ini masih mengejar seorang pemasok sabu terhadap Ibra, yakni berinisal ERL.
"Dari kasus penyalahgunaan narkoba artis lawas berinisial IBR ini total nya ada empat tersangka yang kami amankan. Dua di antaranya sebagai pemasok narkoba terhadap IBR dan NN,” tuturnya.
Dalam perkara ini, ada tiga lokasi penjemputan para tersangka. Ibra ditangkap petugas di salah satu apartemen yang berada di wilayah Tangerang Selatan.
Sementara Nandya, diringkus di sebuah rumah, Jalan Kesehatan, Cipayung Jakarta Selatan. Sementara 2 pemasok narkoba diciduk petugas di sebuah kontrakan Jalan Rukem Jaya II, Jakarta Timur.
Dari tangan Ibra, petugas menyita sabu seberat 0,21 gram, beserta alat hisap.
"Saudara IBR ini mendapatkan narkotika jenis sabu dengan membeli seharga Rp200 ribu dengan dikirim melalui jasa pengiriman Online," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya
-
Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual
-
Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang
-
Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
-
Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus