Suara.com - Baru-baru ini cawapres O2 Mahfud MD mencuit kisah miris yang dialami mantan anggota DPRD yang hidupnya tersandera.
Dalam kisahnya yang disampaikan kepada Mahfud MD, seorang mantan anggota DPRD tersebut mengadu karena diperas setelah diduga terlibat korupsi berjamaah.
Kepada Mahfud MD, sosok mantan ketua DPRD itu tak bisa berkutik hingga hartanya habis diperas.
Ujung-ujungnya setelah tak punya jabatan hingga hartanya habis, ia akhirnya dipenjara atas kasus korupsi yang melilitnya.
"Seorang eks Ketua DPRD pernah mengaku kepada saya selalu dipanggil oleh aparat penegak hukum dengan dugaan memimpin korupsi APBD berjamaah," tulisnya seperti dicuitkan Mahfud MD pada Sabtu (20/1/2024).
"Setiap dipanggil aparat penegak hukum dia diperas agar tak dijadikan tersangka. Ditunjukkan foto kekayaan dan aset-asetnya plus istri simpanan yang dianggap sebagai hasil korupsi," lanjutnya.
"Dia tak berkutik tertekan dan selalu membayar. Tapi setelah berhenti jadi ketua DPRD dan hartanya habis ia tak bisa lagi diperas akhirnya dijadikan tersangka dan dipenjara selama 7 tahun. Itu contoh orang tersandera, hidupnya tak merdeka, selalu dalam tekanan. Hai anak-anak muda yang lurus dan jangan sampai tersandera ya," lanjutnya.
Menanggapi kicauan Mahfud MD tersebut, tak sedikit netizen yang mengungkit mengenai sejumlah tokoh politik yang dianggap serupa nasibnya dengan yang dikisahkan.
Mereka menyebut diantaranya ada Khofifah Indar Parawansa yang beberapa waktu lalu sempat berurusan dengan KPK.
Baca Juga: Sempat Disentil Cak Imin, Khofifah Tanya Ibu-ibu Muslimat: NU-nya Saya Asli Atau Tidak Ibu-ibu?
Kala itu pada akhir Desember 2022 sejumlah petugas KPK sempat menggeledah ruang kerja Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa serta wakilnya Emil Dardak.
Meski pihak KPK tak merinci lebih jauh terkait penggeledahan tersebut, tetapi tindakan tersebut diduga berkait dengan adanya dugaan suap pengelolaan dana hibah yang kemudian menjerat Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simandjuntak.
Selain Khofifah, netizen juga mengungkit kisah Airlangga Hartarto yang pada pertengahan tahun 2023 lalu sempat dipanggil Kejagung atas dugaan kasus korupsi CPO.
Statusnya saat itu sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi ekspor minyah sawit mentah.
Sebelum berkisah mengenai tokoh politik yang tersandera, Mahfud MD pernah mencuit mengenai kisah orang yang merdeka.
"Jadilah orng merdeka, jangan jadi orang tersandera krn kesalahan yg dilakukannya. Orang tersandera itu kehilangan kemerdekaan, hidupnya dikendalilan oleh kekuatan di luar dirinya. Dan itu akan berlangsung terus. Anak-anak muda, jadilah orang gagah dan jangan sampai tersandera," tulisnya pada 19 Januari 2024 lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!