Suara.com - Pasar Mobil di Jalan Industri Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa (23/1/2024) malam diamuk si jago merah. Kobaran api melahap habis sekitar delapan bangunan ruko tersebut sekitar pukul 22.35 WIB.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat, Asril Rizal mengatakan, kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik.
“Dugaan penyebab korsleting listrik,” kata Asril, saat dikonfirmasi, Rabu (23/1/2024).
Asril menuturkan, peristiwa ini bermula ketika salah seorang saksi melihat titik api yang berada di salah satu ruko.
Meski mencoba melakukan pemadaman, namun para karyawan mengalami hambatan lantaran pintu atau rolling door ruko tersebut terkunci.
“Api dengan cepat membesar, saksi langsung menyuruh security setempat mendatangi kantor sektor 3 Kemayoran,” katanya Asril.
Sebanyak 33 unit mobil pemadam yang diisi oleh 132 personel, kemudian langsung berjibaku menjinakan api.
Api dapat dilokalisir sekira 23.57 WIB, yang dilanjutkan pendinginan. Api dapat dinyatakan padam sekira pukul 02.35 WIB.
Kebakaran yang menghanguskan sedikitnya 8 unit ruko ini ditaksir mengalami kerugian hingga mencapai Rp2,4 miliar. Dipastikan tidak ada korban tewas atau luka dalam musibah ini.
Baca Juga: Kapal Cumi di Muara Baru Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kobaran Apinya Bikin Ngeri
Berita Terkait
-
Kapal Cumi di Muara Baru Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kobaran Apinya Bikin Ngeri
-
Luhut Geram Kecelakaan Kerja di Morowali: Kita Butuh Investor, Tapi Mereka Harus Patuh
-
Aksi Heroik Pemandu Lagu 'Ochi', Lari-lari Bawa Apar saat Gedung New Orange Karaoke Tegal Terbakar
-
Duaarr! Depo Tabung Gas di Tebet Terbakar, Warga Berlarian Panik Dengar Ledakan
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri
-
Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat
-
Pengamat: Dasco Kini Jadi 'Buffer Power' Presiden, seperti Taufiq Kiemas dan Yenny Wahid Dulu
-
KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex usai Audit Kerugian Negara Rampung
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital
-
Banjir Ganggu Transjakarta Pagi Ini, 3 Rute Dialihkan dan Sejumlah Halte Tak Terlayani
-
Menag Nasaruddin Umar: NU Pesantren Besar, Kuat karena Akhlak dan Moderasi