Suara.com - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, mengingatkan relawan dan simpatisannya untuk tidak terlena dengan hasil survei Prabowo-Gibran yang sudah di atas 50 persen.
Menurut Gibran, saat ini banyak lembaga survei yang mengatakan hasil survei pasangan Prabowo-Gibran sudah di atas 50 persen. Tapi survei yang tinggi tersebut tak ada artinya, jika terlena dan banyak yang Golput.
Hal itu disampaikan oleh Gibran saat menghadiri Konser Musik yang diadakan oleh Relawan Kopi Pagi (Posko Pemilih Prabowo- Gibran) di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (9/2/2024).
Baca juga:
- Anies Baswedan Mrebes Mili Nyanyi Lagu Ayah, Pandji Pragiwaksono Malah Komen Begini
- Iwan Fals Umumkan Sikap Politiknya di Pilpres 2024, Beda Pilihan dengan Slank dan Dewa 19
- Bobby Nasution Bicara Sengak Soal Bangun Stadion Sepele, Kena Ulti Netizen: Mertua Lo di Jakarta Ngapain Aja?
Pada konser yang bertajuk Selangkah Menuju Kemenangan ini, kehadiran Gibran disambut oleh puluhan ribu relawan Kopi Pagi yang merupakan binaan Agus Gumiwang Kartasasmita.
"Makanya saya ajak, Bapak, Ibu, Teman-teman semua, terutama anak muda jangan golput. Tanggal 14, datang ke TPS ajak keluarganya, saudaranya ke TPS untuk nyoblos," kata Gibran dihadapan puluhan ribu simpatisan dan relawannya.
"Jangan terlena dengan hasil survei yang sudah tinggi. Pokoknya kita kawal terus. Saya ingatkan sekali lagi jangan Golput dan TPS nya di jaga," ungkapnya
Menjelang hari pencoblosan atau pemilihan umum, ada banyak isu-isu negatif terhadap pihaknya. Menurut Gibran, hal tersebut tidak perlu ditanggapi.
Gibran juga mengajak seluruh simpatisan dan relawannya untuk tidak terprovokasi, menurutnya cukup disenyumin saja isu-isu negatif tersebut, saja agar pemilu 2024 bisa berjalan dengan aman dan damai.
Baca Juga: Sesumbar Jokowi: Kalian Hebat Kalau Bisa Mengalahkan Saya!
"Saya minta tidak perlu ditanggapi, tidak perlu diserang balik, senyumin aja. Jangan menjelekkan program dari paslon lain, jangan membully," tegasnya.
Sementara itu, kegiatan di Stadion Si Jalak Harupat menjadi kampanye terkahir Gibran di Jawa Barat, karena pada Sabtu (10/2/2024), Gibran akan berkampanye bersama Prabowo di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
Sesumbar Jokowi: Kalian Hebat Kalau Bisa Mengalahkan Saya!
-
Dulu Bela Mati-matian, Kini Ade Armando Bongkar Luka Lama Ahok hingga Seret Megawati
-
Harus Naik Perahu, Cerita Penyandang Disabilitas Ikut Kampanye Akbar Prabowo-Gibran di GBK
-
LIVE STREAMING: Massa Padati GBK Jelang Kampanye Akbar Prabowo-Gibran
-
Jelang Kampanye Akbar, Ribuan Massa Prabowo-Gibran Telah Padati GBK Sejak Pagi
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Momen Kajari Karo Akui Salah di Depan Komisi III DPR Soal Kasus Amsal Sitepu: Siap Salah Pimpinan
-
Jadwal Pemulangan Jenazah Prajurit Indonesia Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Jumat Agung 2026 di Katedral Jakarta: Ini Jadwal Ibadah dan Lokasi Parkir Jemaat
-
Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah
-
Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran
-
Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai
-
Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan
-
Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!
-
BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung
-
Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi