Suara.com - Musisi legendaris Iwan Fals akhirnya buka suara mengenai pilihannya pada Pilpres 2024. Sikap politik Iwan Fals ini diumumkan oleh Tiga Rambu, selaku manajemen Iwan Fals.
Pengumuman sikap politik Iwan Fals di Pilpres 2024 ini diunggah Iwan Fals di akun X, pada Rabu (7/2/2024) kemarin.
Dalam pengumuman itu, Tiga Rambu menyatakan bahwa Iwan Fals sampai saat ini memegang prinsip netralitas dalam Pemilu 2024.
Baca Juga:
Ahok Bongkar Dalang Pemenjaraan Dirinya, Benarkah Sosok Ini?
Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Jokowi Tak Teruskan Cita-cita Soekarno, Ahok: Harusnya Kalteng
"Sampai saat ini Iwan Fals memegang prinsip kenetralan sehubungan dengan pesta demokrasi Pemilu tahun 2024," isi pernyataan tersebut.
Selanjutnya Tiga Rambu menuturkan bahwa Iwan Fals tidak terkait dan tidak terikat dengan partai politik maupun pasangan calon manapun.
Dalam setiap pertunjukannya, Iwan Fals selalu menitikberatkan secara tertulis dalam kontrak kerja sama untuk tidak berkaitan atau tidak digunakan untuk kebutuhan politik termasuk untuk kepentingan kampanye.
Baca Juga: Hembuskan Isu Mobilisasi Pemilih Ilegal Modus Pindah TPS, Kubu Prabowo-Gibran Minta Bawaslu Usut!
Sikap politik Iwan Fals di Pemilu 2024 ini berbeda dengan sejumlah artis dan musisi yang memihak pada paslon tertentu.
Sebut saja seperti band Slank yang terang-terangan mendukung paslon 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Slank akhir-akhir ini sibuk mengikuti kegiatan kampanye Ganjar-Mahfud.
Di kubu paslon 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, ada band Dewa 19 yang pentolannya Ahmad Dhani merupakan kader Partai Gerindra.
Beberapa waktu lalu sempat beredar video yang memajang gambar Iwan Fals dengan narasi Iwan mendukung paslon 01.
Bahkan di Youtube resmi PKS TV Jogja, gambar Iwan Fals dipasang disebut sebagai barisan artis pendukung paslon AMIN.
Berita Terkait
-
Hembuskan Isu Mobilisasi Pemilih Ilegal Modus Pindah TPS, Kubu Prabowo-Gibran Minta Bawaslu Usut!
-
6 Imbauan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Jelang Pemilu 2024: Kampus Jangan Terlibat Politik Praktis!
-
Diduga Dukung Paslon 01, Inul Daratista Isyaratkan Tak Memihak Capres Tertentu
-
Sivitas Akademika Berjemaah Kritik Jokowi, Hati dan Pikiran SBY Terusik
-
Heboh Isu Ahok 'Kuda Putih' Jokowi, Rocky Gerung Sempat Ungkap Ada Transaksi yang Belum Rampung
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?