"Nek, et Bu, saya bilang Gibran nanti tidak bisa kerja. Dipotong tuh," ujar Ahok.
Ahok pun melanjutkan mengenai pernyataan yang mengungkapkan Jokowi tak bisa kerja.
"Jokowi?, Jokowi pun tak bisa kerja. Maksudnya, Gibran ini wakil bos. Dalam stuktur partai kita, wakil cuma ban sarep. titik. Trus pak Jokowi masih bisa kerjaa? tanya Ahok kemudian.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini pun kemudian memastikan, Jokowi pun tidak akan bisa bekerja jika Prabowo Subianto sudah menjadi Presiden.
"Jika pak Jokowi tidak menjabat lagi, emang Prak Prabowo mau yang kerja pak Jokowi, emangnya joki? tanya Ahok kemudian.
3. Ahok sempat sebut Jokowi dan Gibran tidak bisa kerja
Pernyataan sebelumnya, ayah dari Nicholas Purnama ini mempertanyakan apakah Jokowi dan Gibran akan bisa kerja.
Hal ini berlangsung saar ada perempuan yang merupakan pendukung Prabowo yang mempertanyakan Ahok mengenai IKN.
Ahok kemudian menjelaskan dengan nada tinggi, perkara Gibran yang menjadi Cawapres Jokowi. Saat itu, ia menolak dipimpin oleh Prabowo Subianto yang dianggap memiliki kesehatan yang menurun.
"Tapi persoalan pilih presiden ini, kita tidak mau pilih orang yang sudah tidak sehat. Kita tidak mau pilih orang yang emosional. Tidak terbukti bisa kerja," ujar Ahok dengan nada tinggi.
Barulah kemudian, Ahok mengungkapkan jika ada alasan Gibran dan Jokowi tidak bisa kerja.
"Di mana bukti Gibran bisa kerja selama jadi wali kota, lalu ibu kira Jokowi juga bisa kerja," tanya Ahok kemudian.
Belakangan Ahok meluruskan pernyataan tersebut. Menurut Ahok, pernyataan tersebut dipotong dan dalam beberapa kesempatan ia menjelaskan sikap sanksi jika Prabowo menjadi presiden masih akan menjalankan program-program Nawacita Jokowi.
4. Ahok Sesalkan Gibran sebagai cawapres Prabowo
Dalam sesi wawancara lainnya, Ahok pun sempat menyesalkan jika Gibran sebagi wakil Prabowo Subianto. Kala itu penekanan Ahok lebih kepada Prabowo ialah lawan politik Jokowi pada dua kali Pilpres.
Tag
Berita Terkait
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat
-
Gerindra Minta Maaf Atribut Partainya Ganggu Masyarakat, Perintah Segera Dicopot!
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Jelang Bulan Suci, Prabowo Ajak Umat Berdoa Agar Indonesia Dijauhkan dari Perpecahan
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden