Bahkan ketika Pilpres 2024 ini, argumennya yang dikenal tajam seperti majal dan termonitor hanya sesekali menanggapi drama-drama politik yang menghiasi gelaran pilpres saat ini.
Neno Warisman
Mantan artis yang belakangan banyak menghias panggung politik ini sempat tuai sorotan saat Pilpres 2019.
Bersama Ratna Sarumpaet, Neno Warisman merupakan sosok yang getol membela Prabowo di pilpres 5 tahun silam.
Terkini diketahui, ia yang mundur dari Partai Ummat bentukan Amien Rais masih setia di belakang Prabowo Subianto mendukung di Pilpres 2024.
Tapi berbeda dengan periode sebelumnya, Neno Warisman kini nyaris jarang muncul ke permukaan.
Di panggung debat capres terakhir pun dari jajaran tim TKN Prabowo Gibran, perempuan yang kini bergabung dengan partai Gelora tak tampak berada di barisan.
Ferdinand Hutahaean
Politisi ulung yang dulu merupakan loyalis Partai Demokrat ini juga menjadi salah satu tokoh politik yang nyaris tak tampak batang hidungnya di gelaran Pilpres 2024.
Baca Juga: Anies vs Cak Imin di Masa Tenang: Capresnya Senyap, Cawapresnya Bikin Panik
Di periode sebelumnya Ferdinand Hutahaean diketahui merupakan salah satu tim inti barisan pendukung Prabowo Subianto.
Ia kala itu didapuk sebagai jubir Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Sandiaga Uno.
Sosoknya salah satu yang vokal dimana salah satunya ia pernah mengajak agar Prabowo boikot debat capres kedua kontra Jokowi.
Pernyataan itu dilontarkannya setelah terjadinya keributan para pendukung capres di ruang debat saat itu yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta.
Setelah gagal memenangkan Prabowo, pada 2020, Ferdinand Hutahaean menyatakan mundur dari Partai Demokrat.
Terkini diketahui ia bergabung dengan partai yang pernah berseberangan yakni PDI Perjuangan.
Dikabarkan ia saat ini maju sebagai caleg dari PDIP menggantikan anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon yang mundur dari partai berlambang banteng tersebut.
Andi Arief
Kompatriot Ferdinand Hutahaean di partai Demokrat ini juga diketahui seakan meredup di gelaran Pilpres 2024.
Saat mendukung Prabowo di gelaran Pilpres 2019 lalu, Andi Arief termasuk diantara jajaran politisi yang kerap meladeni debat dengan tim pendukung Jokowi.
Tak cuma itu, ia juga pernah dengan keras menegur KPU karena dianggap curang saat menggelar debat capres kedua antara Jokowi vs Prabowo.
Tapi semenjak terperosok dalam kasus penyalahgunaan obat terlarang, nama Andi Arief seakan meredup.
Di Pilpres 2024 ini ketika partainya berada di barisan Prabowo, namanya tak lagi terdengar.
Meski begitu, ia masih aktif berpolitik melalui akun media sosialnya.
Budiman Sudjatmiko
Sesama aktivis seperti Andi Arief ini di akhir tahun 2023 lalu sempat membuat heboh ketika memutuskan mundur dari partai yang membesarkannya PDI Perjuangan.
Sesaat setelah itu ia diketahui bergabung dengan Prabowo Subianto di gelaran Pilpres 2024 dan membentuk relawan bernama Prabu yang merupakan kependekan dari Prabowo-Budiman.
Meski begitu, sosoknya nyaris tak tampak di permukaan dibanding ketika ia masih berseragam PDI Perjuangan mendukung Jokowi di Pilpres 2019.
Terakhir ia terlihat saat Prabowo Gibran menggelar kampanye akbar di Stadion Gelora Bung Karno pada Sabtu (10/2/2024) lalu.
Di kesempatan itu ia sempat memberikan pernyataan mengenai peluang Prabowo memenangi pilpres.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang