Makan siang gratis akan diutamakan bagi anak-anak di daerah 3T yakni tertinggal, terdepan, dan terluar, sebagaimana yang dijelaskan oleh calon wakil presiden nomor urut 02 itu, Sabtu (17/2024).
Siapa yang bakal menerima makan siang gratis?
Prabowo-Gibran menuangkan program makan siang dan susu gratis dalam misi besar mereka bertajuk "Asta Cita".
Keduanya menjanjikan akan memenuhi gizi masyarakat dalam bentuk makan siang dan susu gratis kepada siswa prasekolah, SD, SMP, SMA, dan pesantren.
Tak lupa, dijelaskan bahwa ibu hamil dan balita akan menikmati manfaat bantuan gizi dari pemerintah.
Benarkah bakal pangkas subsidi BBM?
Program makan siang gratis juga diisukan bakal memangkas subsidi BBM dan anggarannya akan dialokasikan untuk mendanai penyaluran makan siang.
Akan tetapi, Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Eddy Soeparno dalam keterangannya Jumat (16/2/2024) menegaskan tak ada pemangkasan subsidi,
Eddy menegaskan pemerintah nantinya akan melakukan efisiensi agar subsidi Pertalite dan gas LPG 3kg bisa tepat sasaran.
Eddy menilai bahwa masih ada pihak yang mampu secara ekonomi tetapi masih menikmati subsidi tersebut, sehingga membuat anggaran subsidi membengkak.
Plus minus makan siang gratis, TKN tekankan tumbuh kembang dan akademik anak
Program ini tak terlepas dari kritik berbagai pihak.
Adapun Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Hamdan Hamedan menjawab berbagai kritik bahwa program makan siang gratis menyimpan segudang manfaat bagi anak-anak di Tanah Air.
Hamdan kepada wartawan, Kamis (18/1/2024) melirik laporan penelitian bertajuk ‘True Cost of Food: School Meals Case Study’ yang dilakukan di Amerika Serikat.
Berkaca dari penelitian tersebut Hamdan menilai makan siang gratis bakal membantu tumbuh kembang anak terutama dalam akademik.
Ia melihat anak-anak tidak perlu khawatir dengan urusan perut dan bisa fokus maksimal di pembelajaran.
Politisi PDIP layangkan kritik: Uangnya siapa?
Kendati bermanfaat, tak sedikit pihak yang menemukan celah di program tersebut.
Salah satunya datang dari Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul.
Bambang dalam keterangannya, Jumat (22/12/2023) malam.
Menegaskan bahwa program tersebut memerlukan anggaran yang fantastis yakni Rp 400 triliun. Ia sontak mempertanyakan uang tersebut diperoleh dari mana supaya program tersebut bisa berjalan.
Lebih lanjut, Bambang menilai uang sebanyak itu rentan untuk terbuang sia-sia dan harus disertai riset mendalam.
Ekonom khawatirkan makan siang gratis kesampingkan program prioritas
Senada dengan Bambang Pacul, Pengamat Ekonomi, Andhika Nurwin Maulana mengkhawatirkan terkait pendanaan program tersebut.
Andhika khawatir program tersebut bisa mengorbankan program prioritas pemerintah lainnya, sebagaimana yang ia paparkan, Jumat (22/12/23).
Ia juga melihat bahwa rumitnya pendanaan ditambah dengan rencana kubu Prabowo untuk membuat lembaga baru untuk penerimaan negara.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Viral Emak-emak Provokasi Ajak Masyarakat Demo ke Rumah Prabowo Subianto, Tuntut Rujuk dengan Titiek Soeharto
-
Lebih Mewah dari Iriana? Tas dari 3 Negara Ini Jadi Koleksi Titiek Soeharto
-
Tak Langsung Menerima, Ini Ucapan Tegas Soeharto saat Prabowo Subianto Melamar Titiek
-
Dulu Ajudan Presiden, Beda Cara Mayor Teddy Kawal Jokowi dan Prabowo Jadi Sorotan
-
Sebut Kalau Prabowo Menang karena Curang, Umi Pipik Tetap Bangga Pilih AMIN
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
Terkini
-
Prabowo Gelar Rapat di Hambalang, Terima Laporan soal Haji hingga Pendidikan
-
KPK Sudah Selidiki Kasus MBG Lebih Dulu, Terbuka Jika Kejagung Mau Koordinasi
-
KPK Minta Tambah Anggaran Rp762 Miliar, Sahroni: Tanggung, Rp5 Triliun Sekalian!
-
Guru Besar UI Bongkar Keanehan Program MBG, Data Stunting dan Lokasi Dapur Tak Nyambung
-
ACSET Pastikan Proyek Dikerjakan dengan Tata Kelola yang Baik
-
Prabowo Tak Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Pilih Fokus Selesaikan Urusan Dalam Negeri
-
1,4 Juta Lansia Terancam Tak Dapat Bantuan, Gus Ipul Minta Tambah Anggaran Rp22 T
-
PT USU Diduga Redam Kasus Pemerkosaan Buruh Tuli, Korban Di-PHK dan Pelaku Dipindah ke Luar Provinsi
-
Polisi Disebut Sulit Memahami Korban, Kasus Pemerkosaan Buruh Tuli di Madina Berlarut-larut
-
Biar Nggak 'Minta-minta' di Jalan, DPR Minta Polri Hidupkan Lagi Dana Patroli