Suara.com - Hadi Tjahjanto resmi dilantik Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjadi Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (21/2/2024).
Hadi Tjahjanto yang sebelumnya merupakan Menteri ATR/BPN menggantikan posisi Mahfud MD yang sebelumnya memutuskan untuk mengundurkan diri karena menjadi cawapres.
Kini, posisi Menteri ATR/BPN digantikan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Lantas siapakah Hadi Tjahjanto, mantan Panglima TNI kini menjabat Menkopolhukam?
Profil Hadi Tjahjanto
Hadi Tjahjanto adalah pria kelahiran Malang, 8 November 1963. Ia lulus pendidikan militer di Akademi Angkatan Udara tahun 1986 dan langsung melanjutkan pendidikan di Sekolah Penerbang TNI AU.
Orangtua Hadi Tjahjanto berasal dari Banyumas, Jawa Tengah. Tugas militer sang ayah membuat keluarga mereka hijrah ke Malang. Sejak lahir, Hadi menghabiskan masa mudanya di sana.
Tak butuh waktu lama, ia sudah dipercaya mengendarai pesawat angkut ringan Cassa. Debutnya sebagai pilot ini dimulai di Skuadron 4 Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh, Malang.
Di pangkalan udara ini juga, Hadi Tjahjanto meniti kariernya mulai dari pilot, naik jadi Kepala Seksi Latihan hingga jadi Komandan Flight Ops A Flightlat Skuadron Udara.
Ia sempat ditunjuk sebagai perwira menengah di Dinas Administrasi dan Personel Angkatan Udara (Disminpersau) lantas menjadi Komendan Lanud Adi Sumarmo, Solo di tahun 2010.
Setahun kemudian, Hadi menjabat sebagai Direktur Operasi dan Latihan Basarnas. Ia lantas memperoleh pangkat marsekal pertama berbintang satu di pundak.
Kariernya terus meroket hingga diangkat menjadi juru bicara Kepala Dinas Penerbangan TNI AU. Namun pada 2015, Hadi kembali sebagai komendan dan memimpin Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh, Malang.
Di tahun yang sama, ia juga diminta menjadi sekretaris militer presiden yang membuat bintang di pundaknya naik jadi bintang dua dan berpangkat marsekal muda.
Tahun 2016, ia bergeser ke Kemhan RI untuk menjadi Irjen yang membuat bintangnya kembali naik menjadi bintang tiga dengan pangkat marsekal madya.
Terus menanjak, karier Hadi kembali gemilang ketika pada tahun 2017 ditunjuk sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara atau yang disingkat KSAU untuk menggantikan Marsekal Agus Supriatna.
Jabatan baru ini membuat naik jadi bintang 4 dengan pangkat marsekal TNI AU. Tentu saja ini memuluskan karier Hadi dan setahun setelahnya, ia dilantik sebagai Panglima TNI.
Setelah pensiun menjadi Panglima TNI, Hadi bergabung menjabat Menteri ATR/BPN di kabinet Indonesia Maju Jokowi.
Tag
Berita Terkait
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
Roy Suryo dan dr Tifa Resmi Ditahan, Sempat Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
-
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Resmi Ditahan Polda Metro
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Diangkut Mobil Tahanan ke RS Polri, Roy Suryo Bercelana Pendek, Dokter Tifa Berompi Oranye
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya