Suara.com - Beredar satu video yang menunjukkan seorang perempuan dengan gampang menghampiri Presiden Jokowi dalam berbagai kegiatan kenegaraan. Bahkan perempuan yang diketahui bernama Erlin Suastini disebut kebal dari usiran paspampres Presiden.
Banyak yang heran mengapa ia sangat 'luwes' mendekati Presiden Jokowi. Misalnya dalam video yang diunggah @officialnusantaratv, terlihat Erlin Suastini tiba-tiba muncul dari belakang rombongan Jokowi dengan jalan membungkuk.
"Sosok Erlin Suastini viral di jejaring media sosial TikTok. Sosoknya yang seolah kebal dengan halauan Paspampres menimbulkan pertanyaan dari warganet," tulis akun tersebut.
Di kesempatan lain, ia juga terlihat langsung mendekati Presiden di sela-sela pelantikan menteri ATR, Agus Harimurti Yudhoyono. Tanpa halangan dari paspampres, Erlin langsung berbincang-bincang dengan Jokowi.
Baca juga:
Paspampres Ngalah, Perempuan Ini Berani Banget Foto Pose Alay Bareng Jokowi: Berasa Sama Bestie!
Dikira Tahu, Konsumen Singapura Temukan Plaster Berdarah di Hidangan Vegetarian
Sosok perempuan ini kemudian menjadi viral di media sosial TikTok, memicu rasa penasaran warganet, siapa Erlin Suastini?
Setelah ditelusuri ternyata Erlin Suastini bertugas sebagai mengurus bidang protokoler, pers dan media di pemerintahan Jokowi. Ia dilantik sejak Juli 2019, menjabat sebagai Kepala Biro Pers Media dan Informasi Kedeputian Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden.
Karena jabatan tersebut terjawab mengapa Erlin Suastini dengan mudah dapat berinteraksi dengan Presiden Jokowi tanpa disetop oleh Paspampres. Netizen pun tampaknya sudah mengetahui alasannya mengapa Erlin bisa mendekati presiden.
"Tanpa ijin ibu itu..media manapun gak boleh liput Presiden ataupun wawancara," tulis alanmanurung.
"Ibu itu yg kepala Biro Pres Kepresidenan kan?" tulis dapurrafas.
Berita Terkait
-
Makin Sibuk jadi 'Pembantu' Baru di Kabinet Jokowi, AHY Tetap Rutin Lakukan Ini Walau Mepet Jam Kerja
-
Jokowi dan SBY Sama-sama Pencitraan, Ryaas Rasyid: yang Satu Berpendidikan Rendah
-
Kumpulkan Jajaran Kabinet, Jokowi Minta Stok dan Harga Pangan Dijaga Jelang Ramadan
-
Ryaas Rasyid Turun Gunung! Pakar Otonomi Ini Sebut Jokowi Tidak Tahu Malu dan Nekat
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT