Suara.com - Keinginan mengajukan hak angket DPR terkait kecurangan pelaksaan Pemilihan Umum atau Pemilu makin mencuat. Baik partai pendukung pasangan calon atau paslon nomor urut 3 Ganjar Purnomo dan Muhaimin Iskandar sekaligus paslon nomor 1, AMIN mengungkapkan akan menempuh jalur tersebut.
Meski diungkapkan jika hak angket tidak bisa membatalkan hasil final dari pelaksanaan Pemilu atau Pilpres namun akan bisa memberikan sanksi pada Joko Widodo sebagai Presiden.
Hal ini dijelaskan Calon wakil presiden atau cawapres nomor urut 3, Mahfud MD saat melakukan dialog dan menjawab pertanyaan netizen dan pendukung di media sosial Twitter miliknya.
Awalnya ia mengungkapkan mengenai pematik diskusi yang dibuka Mahfud selama 60 menit bersama netizen.
Dia menuliskan jika minimal ada dua jalur resmi guna menyelesaikan kekisruhan Pemilu 2024 ini, yakni jalur hukum melakukan Mahkamah Konstitus yang akan bisa berimbas pada pembatalan hasil pemilu. Keputusan pembatalan tersebut jika mampu memperlihatkan bukti.
"Dan hakim MK berani," ujar Mahfud dalam narasi di media sosial.
Lalu jalur resmi kedua yang bisa dilakukan ialah dengan jalur politik melalui Angket di DPR.
Meski jalur ini tidak bisa membatalkan hasil Pemilu, atau Pilpres namun mampu menjatuhkan sanksi politik pada Presiden.
"Termasuk impeachment, tergantung pada konfigurasi politiknya," terang Mahfud kemudian.
Mahfud pun menjelaskan siapa-siapa yang bisa menempuh kedua jalur tersebut.
"Jalur hukum bisa ditempuh oleh paslon yang merupakan ranah MK sedangkan jalur politik bisa ditempuh oleh anggota parpol yang arenanya adalah DPR," ucap netizen.
"Semua anggota parpol di DPR punya legal standing untuk menuntut dengan angket. Adalah salah mereka yang mengatakan bahwa kisruh pemilu ini tidak bisa diselesaikan melalui angket. Bisa, dong. Saya paslon yang tidak bisa menempuh jalur politik, namun masuk melalui jalur hukum," ucapnya.
Namun bagi Ganjar Pranowo dan Muhaimin Iskandar, jalur politik ialah jalur yang bisa ditempuh keduanya karena bagian dari parpol yang mengusung.
"Tetapi Mas Ganjar dan Cak Imin bisa langsung melalui dua jalur karena selain paslon mereka juga tokoh parpol," terang Mahfud kemudian.
Berita Terkait
-
Bisa Mengadili Jokowi Secara Politik, Mahfud Jelaskan Jalur MK dan Hak Angket Kecurangan Pilpres
-
Mahfud MD Ungkap Ada 2 Jalur Resmi Untuk Selesaikan Kekisruhan Pemilu 2024
-
Analis Mewajarkan Pemilih AMIN dan Ganjar-Mahfud Tak Percaya Real Count KPU, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Jokowi Bukan yang Pertama, 5 Presiden RI Ini Juga Pernah Diselidiki Lewat Hak Angket DPR
-
Chemistry Sri Mulyani dan Prabowo Saat Rapat Kabinet di Istana, Salaman Tapi Irit Bicara
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan