Suara.com - Peramal kenamaan tanah air, Hard Gumay diduga membawa lari uang seseorang yang minta diramal olehnya senilai Rp 200 ribu. Orang tersebut membayar dengan nominal itu untuk bisa diramal Hard Gumay.
Kabar tersebut beredar di media sosial (Medsos) Instagram. Salah satu akun yang mengunggah ialah @lambe__danu.
Nampak, admin memposting percakapan yang diduga dari salah satu admin Hard Gumay. Berikut percakapan mereka:
"Siang, mau nanya kalau mau di ramal kena tarif berapa?," tanya orang yang ingin diramal Hard Gumay, dikutip Selasa (27/02/2024).
"BOLEH TF GOPAY 200RIBU BY WA KE 081353569691," jawab admin membalas.
"Nomor apa ni (?). Shopee ada (?)," tanya pelanggan tersebut.
"Gopay," sahut admin.
"Ok," singkat pelanggan Hard Gumay.
Admin dari akun Instagram tersebut lantas memberikan penjelasan. Ia mengatakan, kalau pelanggan itu mengadu kepadanya lalu ia mengunggah kabar tersebut.
Baca Juga: Pernah Ramal Presiden Indonesia, Tubuh Kurus Hard Gumay Jadi Sorotan Saat Ngobrol Bareng Richard Lee
"Ada yg ngadu ke mimin, kok hbis di tf gk bls lg ya?? Apa sibuk apa gmn gt," ucapnya.
Selain mengunggah foto percakapan tersebut, admin juga memposting foto dirinya yang dikirimkan tangkapan layar perbincangan admin dan korban.
Korban mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Kamis lalu. Hingga kini, korban juga tak mendapatkan jawaban apapun dari pihak Hard Gumay.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?