Tapi ia tak mengeluh sebab sang ayah sudah memberi wejangan. “Ambil keputusanmu sendiri dan terima apapun konsekuensinya,” pesan sang ayah.
Prabowo memang sempat kesulitan beradaptasi di dunia militer yang keras dan disiplin. Pernah suatu saat Prabowo melakukan pelanggaran disiplin.
Saat itu para taruna memperoleh cuti ke Yogyakarta. Tapi Prabowo malah menggunakan kesempatan itu untuk pergi ke Jakarta.
Akibatnya ketika taruna lain sudah kembali masuk ke resimen, Prabowo terlambat. Prabowo kena hukum. Kelulusannya di Akmil ditunda satu tahun.
Ketika teman satu angkatannya lulus tahun 73, Prabowo lulus tahun 74. Padahal Prabowo dikenal sebagai taruna yang pintar.
Setiap di dalam kelas, Prabowo tekun mendengar tapi tidak mencatat. Namun begitu ujian, nilainya selalu baik. Saat Prabowo tidak naik pangkat, ibunya mempersilakan Prabowo keluar saja dari Akmil.
Tapi Prabowo menolak. “Tidak. Saya senang dengan Angkatan Darat. Apapun yang terjadi saya tetap di Angkatan Darat,” kata Prabowo.
Berita Terkait
-
Pengamat: Usir Perwakilan Bank Dunia karena Campuri Politik Indonesia!
-
Adu Pendidikan Sri Mulyani vs 4 Calon Menkeu Incaran Prabowo Hasil 'Ramalan' Media Asing
-
Menko Airlangga Uji Coba Makan Siang Gratis Prabowo di Tangerang
-
Chef Arnold Bikin Skema Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran: Banyak Opsi Gizi yang Bisa Diolah
-
Menguji Kesolidan Nasdem di Jalur Perubahan, Pengamat: Langkah PDIP Jadi Penentu
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK