Suara.com - Mencuat wacana agar Presiden Joko Widodo memberikan gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI Soeharto. Wacana ini muncul setelah Jokowi memberikan pangkat jenderal kehormatan ke Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Menanggapi isu itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Melchias Markus Mekeng menyambut baik.
"Tapi secara pribadi saya menyambut baik apabila ada gagasan untuk memberikan gelar pahlawan nasional," kata Melchias kepada Suara.com, Kamis (29/2/2024).
Menurutnya, Soeharto punya jasa terhadap bangsa Indonesia. Terlebih dengan kepemimpinanya selama 32 tahun.
"Karena beliau punya jasa terhadap bangsa ini baik sebelum kemerdekaan maupun dalam mengisi kemerdekaan sebagai Presiden RI ke-2," ujarnya.
Kendati begitu, ia mengatakan di internal partai Golkar sendiri wacana tersebut belum menjadi pembahasan.
"Sampai saat ini Golkar belum membicarakan wacana tersebut," tuturnya.
Wacana soal Soeharto bakal diberi gekar Pahlawan Nasional ramai jadi perbincangan di media sosial X. Isu itu mulai santer setelah Prabowo dianugerahi kenaikan pangkat jenderal kehormatan oleh Jokowi.
"Gak usah kaget, kalau sebentar lagi bakal ada yang ngusulin Soeharto sebagai Pahlawan Nasional. Selamat datang di era: "Semudah itu...Sesimple itu..," tulis akun @Mh******
Baca Juga: Blak-blakan Titiek Soeharto Enggan Rujuk dengan Prabowo di Hadapan Gus Miftah: Udah Tua!
"Siap² Soeharto jadi Pahlawan Nasional," tulis akun lainnya @03*****.
"Menyusul gelar pahlawan nasional untuk Soeharto," tulis lagi @ju*****.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak
-
Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris
-
Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter