Suara.com - Polres Metro Jakarta Timur (Jaktim) masih mengusut kepemilikan senjata yang digunakan Ghatan Saleh, tersangka pelaku penembakan di Jatinegara, Jakarta Timur.
Berdasarkan keterangannya setelah melakukan penembakan, Ghatan mengaku membuang senjata yang digunakannya ke aliran kali Ciliwung.
Lantaran itu, Kapolres Metro Jaktim, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipally menyebut, pihaknya bakal melakukan rekontruksi pembuangan senjata tersebut.
"Penyidik akan tindak lanjut untuk melakukan rekonstruksi dan sebagainya. Dan untuk melakukan penyidikan terkait keberadaan senjata api itu, karena memang dia dibuang di Ciliwung di daerah mana, itu yang akan kami rekonstruksi," kata Nicolas ditemui wartawan di Jakarta, Jumat (1/3/2024).
Soal waktu rekontruksi, disebut Nicolas dilaksanakan setelah proses penyidikan rampung.
"Tunggu penyidikannya siap semua dulu. Baru kami lakukan rekonstruksi," ujarnya.
Selain melakukan rekontruksi, kepolisian juga berencana melakukan penggeledahan untuk mencari tahu jumlah senjata yang dimiliki Ghatan.
"Kami akan melakukan penggeledahan ke tempat-tempat yang kami curigai," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, motif Gathan Saleh melepaskan tembakannya ke arah Andika yang merupakan temannya, karena kesal. Hal itu antara keduanya terjadi cekcok di WhatsApp.
Baca Juga: Tersangka Kasus Penembakan, Gathan Eks Dina Lorenza Bakal Meringkuk di Sel 20 Hari ke Depan
Peristiwa penembakan terjadi di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur pada 8 Februari 2023 lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Dari Gita Wirjawan hingga Malaka Project: 5 Podcast Wajib Dengar Biar Wawasanmu Makin Terbuka
-
Terkuak di Sidang! Saksi Ngaku Setor Rp60 Juta ke Wakil Ketua DPRD Pekalongan Demi Jabatan
-
Gerak Cepat di Tengah Bencana, InJourney Group Salurkan Bantuan Untuk Masyarakat Terdampak di NTT
-
5 Sepatu Jalan Terbaik untuk Liburan: Stylish dan Empuk untuk Eksplorasi Seharian
-
Rahasia Rumus Volume dan Luas Permukaan Kubus: Sifat Unik dan Contoh Soal Praktis
-
Gen Z dan FOMO Nonton Konser: Bukan Cuma Hiburan, Tapi Membeli Pengalaman
-
Pakar: Desil DTSEN Tak Bisa Jadi Vonis Tunggal Penerima Subsidi
-
Breasts and Eggs: Perempuan yang Melawan Standar Tubuh dan Norma Sosial
-
Cara Menata Cermin di Kamar Tidur yang Baik Menurut Feng Shui, Diletakkan di Mana?
-
Mengenal Nonchalant Core: Tren Bersikap 'Bodo Amat' ala Gen Z, Sehatkah Secara Mental?