Suara.com - Kedekatan Capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD masih terasa meski keduanya dalam jarak lokasi yang berjauhan. Baik Ganjar dan Mahfud tak jarang berbalas komentar di media sosialnya masing-masing.
Baru-baru ini, Mahfud MD memberikan semacam semangat terhadap pasangannya di Pilpres 2024. Hal itu terlihat ketika Ganjar Pranowo yang tertawa bahagia melihat salah satu warga yang ia temui menggunakan jersey Manchester United (MU). Bukan tanpa alasan, mantan Gubernur Jateng ini adalah salah satu fans abadi MU.
Melansir TikTok @ganjarpranowo, Senin (4/3/2024), ayah Alam Ganjar ini sedang berkunjung ke salah satu lokasi di mana masyarakat tengah beraktivitas. Ganjar yang sedang berjalan langsung menjadi sumringah ketika bertemu ibu-ibu mengenakan seragam Setan Merah.
"Emak-emak emang ras terkuat di bumi," tulis Ganjar di caption video.
Baca Juga:
Siti Atikoh Ungkap Omongan Ganjar soal Urusan Ranjang yang Membuatnya Makin Cinta
Cuma Senyum Saat Dikerumuni Warga, Adab Selvi Ananda Dibandingkan dengan Siti Atikoh
Ganjar juga sempat berteriak MU ketika bersalaman dan berswafoto dengan warga tersebut. Hal itu menarik perhatian cawapresnya, Mahfud MD bereaksi di kolom komentar.
"Menyala Abangkuh," sebut Mahfud MD sambil menyematkan tanda api.
Kedua politikus ini cukup menarik perhatian masyarakat selama masa kampanye hingga pemilihan berlangsung. Membawa semangat anak muda, Mahfud MD sampai membuat program Tabrak Prof! yang bertujuan menjadi guide dan pengingat untuk masyarakat ketika nanti benar-benar menang di Pemilu 2024.
Reaksi Mahfud MD terhadap Ganjar pun mendapat balasan dari netizen. Tak sedikit yang memberi semangat meski paslon nomo urut 3 ini berada di urutan belakang dalam Pilpres 2024.
"Tetap merunduk meski kalah telak abangkuuh," celetuk salah satu netizen.
"Semangat pakde Mahfud," ujar lainnya.
Seperti diketahui, penghitungan suara Pilpres dan Pileg, masih berlangsung di KPU RI. Nama paslon Ganjar-Mahfud berada di urutan ketiga dengan perolehan suara sebanyak 16,6 persen.
Pada urutan kedua, masih ditempati Anies-Muhaimin dengan perolehan suara 24,4 persen. Sementara Prabowo-Gibran masih paling unggul dengan perolehan suara 58,8 persen.
Berita Terkait
-
Mahfud MD Tercengang Adies Kadir Tiba-tiba Muncul Jadi Calon Hakim MK: Tapi Itu Tak Melanggar Hukum
-
Mahfud MD Soroti Kekerasan Aparat: Reformasi Polri Diserukan, Brutalitas Masih Terjadi
-
Mahfud MD Beberkan 4 Isu Krusial Komisi Reformasi Polri: Posisi Kapolri hingga Penguatan Kompolnas
-
Abun Sungkar Panik Syuting Bareng Living Legend di Film Titip Bunda di Surga-Mu
-
Trailer vs Realita, Meriam Bellina Sebut Film Titip Bunda di Surga-Mu Bakal Kasih Kejutan
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!