Suara.com - Sebuah aksi seni gerilya telah mengguncang kereta bawah tanah kota New York. Beredar video sekelompok seniman anonim meretas iklan di kereta bawah tanah New York untuk memprotes penggunaan uang pajak AS dalam serangan Israel di Gaza.
Sebagai bentuk protes ketidakpuasan terhadap penggunaan uang pajak AS itu mereka terlihat beraksi mengganti iklan yang biasanya terlihat di kereta bawah tanah dengan pesan tentang serangan Israel atau kutipan dari warga Palestina.
Melasir Ajplus, poster-poster ini menampilkan gambar Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Presiden AS Joe Biden, dan anggota parlemen New York, Ritchie Torres.
Salah satu poster menampilkan tulisan yang menggemparkan: “Ingin membunuh petugas kesehatan? Tidak perlu mencari lagi.”
Baca juga:
Dianggap Berkhianat, 27 Ketua RT/RW Dipecat Kades karena Tak Berhasil Menangkan Anaknya
Yakin Presiden, Pengusaha Hiasan Cetak Duluan Frame Foto Prabowo-Gibran untuk Dipajang
Aksi ini terjadi pada malam sebelum Gubernur New York, Kathy Hochul, mengumumkan rencana untuk mengirim anggota Garda Nasional ke lokasi-lokasi MTA yang paling sibuk sebagai respons terhadap beberapa insiden kekerasan di stasiun-stasiun.
Kelompok-kelompok seperti Writers Against the War on Gaza, Art Against Displacement, dan Palestinian Youth Movement telah mengunggah video tentang peretasan ini di Instagram dan meminta orang-orang yang menemukan iklan tersebut untuk mengambil foto dan membagikannya dengan tagar yang relevan.
Berita Terkait
-
Titus Bonai Diserang SARA di Sosial Media, Netizen Murka Karena...
-
Amerika Serikat Diisukan Keluar NATO Jika Joe Biden Lengser
-
Mobil LCGC Bisa Bebas Pajak Barang Mewah, Ini Penjelasan Pemerintah
-
Pantas Mampu Sewa Billboard Ultah Ayang di New York, Segini Lho Penghasilan YouTube Thariq Halilintar
-
Bayar Pajak di AgenBRILink, Tanpa Antri Tidak Perlu Repot Cukup Selangkah dari Rumah
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer