Suara.com - Seorang kepala desa (kades) di Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Banten, berinisial TS, memecat 27 pengurus wilayahnya, terdiri dari 21 ketua RT dan 6 ketua RW.
Pemecatan ini diduga karena TS kesal karena anaknya gagal menjadi anggota DPRD Kabupaten Tangerang dalam Pemilu 2024.
Informasi ini dibenarkan oleh Camat Sindang Jaya, Galih Prakoso.
"Iya benar, ada 27 orang yang diberhentikan oleh kepala desa," kata Galih dikutip 10 Maret 2024.
Menurutnya pemecatan tersebut dilakukan secara sepihak oleh TS tanpa melalui musyawarah desa. TS akan dimintai klarifikasi terkait pemecatan tersebut.
Pihak kecamatan juga menilai keputusan TS tidak sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Tangerang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa.
Baca juga:
Yakin Presiden, Pengusaha Hiasan Cetak Duluan Frame Foto Prabowo-Gibran untuk Dipajang
Pegawai Ngamuk! Lempar Tempat Sampah di Kantor Gubernur Maluku: Tunjangan 4 Bulan Belum Dibayar
Sementara itu, kades yang dimaksud, TS kepada media membenarkan bahwa dirinya telah memecat 27 pengurus wilayah dengan dalih mereka tidak loyal dan telah berkhianat dengan mendukung lawan anaknya dalam pileg.
TS juga mengaku, dirinya telah memberikan uang kepada para pengurus wilayah tersebut untuk mendukung anaknya dalam pileg. Namun, mereka malah mendukung lawan anaknya.
"Saya sudah kasih uang Rp 500 juta, tapi mereka tidak amanah," ungkap TS.
Berita Terkait
-
Kawal Pemungutan Suara Ulang di Kuala Lumpur, Once Mekel: Semoga Prosesnya Jujur dan Adil
-
Aaliyah Massaid Dikado Tas Mewah oleh Mantan Caleg PDI Perjuangan, Dinyinyir Kalah Mahal dari Punya Fuji
-
Sering Gelar Konser Saat Kampanye, Suara Ahmad Dhani Masih Kalah dengan 2 Sosok Ini
-
Elly Rachmat Yasin Gagal Ngantor di Senayan, Trah Yasin di Bogor 'Rontok'?
-
Ungguli Yandri Susanto, Edison Sitorus Bakal Ngantor di Senayan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
Terkini
-
Buka Rakernas Hari Ini, PSI Bakal Umumkan Kader-kader Baru, Salah Satunya Bekas Elit NasDem?
-
MBG Tetap Dibagikan Selama Ramadan, BGN: Menu Kurma Hingga Telur Rebus
-
Curhat Chiki Fawzi Soal Ketidakpastian Petugas Haji: Saya Juga Bingung, Padahal Sudah Packing
-
Momen Amarah Jenderal ke Kapolres Sleman Pecah di DPR: Kalau Saya Kapolda, Saya Berhentikan Kamu!
-
Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung Ditawari Sewa Rusun Milik Pemprov DKI
-
Sering Lihat Ibu Jadi Sasaran KDRT, Siswa SMA di Karawang Habisi Ayah Sendiri Usai Mimpi Buruk
-
Kali Cakung Meluap, Ratusan Rumah Warga Terendam Banjir
-
Aktivitas Semeru Kembali Meningkat, Dua Kali Erupsi di Kamis Pagi
-
Buntut Ucapan 'Tuyul-tuyul', Roy Suryo dan Ahmad Khozinudin Kembali Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
-
Jakarta 'Tenggelam' Lagi, 20 RT dan 5 Jalan Terendam Banjir, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter