Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar, Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan para kadernya agar jangan mau dipecah belah dan dimanfaatkan. Hal ini disampaikannya secara tegas dan berulang pada acara buka bersama di Nusa Dua, Bali pada Jumat (15/3/2024).
“Golkar jangan mau dipecah, Golkar jangan mau dimanfaatkan. Dari sekarang sampai ke Munas sampai sekarang pasti ada yang mau berusaha memecah belah Golkar. Tetapi dengan kehadiran di sini, ini bukti bahwa senior partai Golkar bersama kita,” katanya.
Ia mengingatkan bahwa solidaritas dan satu komando di Golkar amat penting. Demikian pula bersatunya para senior di Golkar.
Selain itu Airlangga berterima kasih kepada para petinggi partai berlambang beringin tersebut khususnya para ketua DPD 1 yang telah berjuang untuk memenangkan Golkar.
“Ada yang terpilih, ada yang tidak. Dan untuk yang tidak terpilih saya juga ucapkan terima kasih. Karena jenderal lapangan lebih mementingkan Golkar daripada diri sendiri,” ujarnya.
Disebutnya pula bahwa dalam pemilu legislatif suara Golkar naik 20 persen sehingga mendapatkan 102 kursi sampai saat ini.
Airlangga menyatakan bahwa kini Golkar merebut suara di Jawa Barat. Golkar juga disebut menang nomor 2 di Jawa Tengah, nomor 3 di Jawa Timur, nomor 2 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan nomor 1 di Banten.
Senada Dengan Airlangga, Luhut Binsar pun menegaskan agar Golkar jangan mau digosok-gosok. Golkar juga diingatkan agar tidak goyah walau ada kritik harus dihadapi karena baginya tidak ada yang lebih kuat daripada Golkar yang kompak dan bersatu.
“Dengarkan instruksi daripada DPP dalam hal ini ketua umum,” tegasnya.
Baca Juga: Bambang Pacul Sarankan Jokowi Cari Galah Baru Setelah Megawati, Partai Golkar?
Menurut Luhut Golkar pada posisi yang sangat baik. Jangan kita cederai dengan upaya-upaya kita yang aneh-aneh. Semua harus kompak, bersatu. Jadi instruksi dari pada Ketua Partai itu harus dilakukan, ini penting," cetusnya.
Luhut yang juga Menko Maritim dan Investasi ini menyebut semua bisa diatur oleh Gokar. Ia mengajak agar Golkar jangan mau diatur-atur dan harus Golkar yang mengatur.
Ia pun memuji langkah cerdik Airlangga Hartarto sebagai ketua umum dan mengingatkan untuk berkumpul agar dapat melawan siapapun itu.
"Sekali lagi Pak Airlangga selamat. Jadi kalau ada orang yang gosok dari luar jangan ada yang mau Golkar is Golkar, jangan ada yang mau atur-atur kita, kalau kau sama aku kumpul, kita lawan siapa pun itu," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar
-
Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat
-
Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga
-
Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional
-
Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati
-
PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai