Suara.com - Agus Harimurti Yudhoyono atau yang akrab disapa AHY kerap mendapat nyinyiran semenjak tak lagi menjadi oposisi dan bergabung dengan pemerintahan Jokowi.
Hal itu terlihat dalam unggahan terbarunya belum lama ini di akun Twitter pribadinya.
Mulanya AHY mengabarkan mengenai kegiatannya yang kembali melanjutkan disertasinya di Universitas Airlangga.
"Usai berkegiatan di Jakarta, langsung berangkat ke @Unair_Official untuk melanjutkan progress disertasi saya. Senang sekali bisa bertatap muka dan berdiskusi langsung dengan para Professor, Guru Besar dan dosen serta teman2 seperjuangan. Mohon doanya ya teman-teman agar disertasi saya bisa berjalan dengan lancar. Buat yang juga sedang mengerjakan tugas akhir, yuk semangat," tulisnya seperti dikutip Sabtu (16/3/2024).
Tapi bukannya mendapat respon positif, unggahan itu justru menuai nyinyiran dari sejumlah netizen.
"Saya duga akan lulus cum laude ini sih.. di negeri yang memuja posisi dan pejabat. Sangat tidak mungkin untuk tak lulus bahkan perbaikan pun mungkin tak ada," kata pur.
"Jangan ampe 2,3. Klo dikasih segitu gugat aja ke MKa...lupa kaga punya paman sih om," kata Hans.
"Ce***** berpolitik ngondek jabatan...masyarakat lost respect bosque, buhbye....," tulis ritzram.
"Enak kan mas jadi menteri," tulis don.
Baca Juga: Begini Kata AHY Soal Posisi Demokrat di Kabinet Baru Jika Prabowo-Gibran Resmi Menang
"Tidak ada yang pantas dibanggakan," kata susiro.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT