Suara.com - Lagi-lagi Menteri ATR/BPN dipertanyakan kinerjanya. Meski masih baru, menteri ATR/BPN kerap membagikan momen bersama dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Setelah sering membagikan momen bersama Jokowi, AHY pun dipertanyakan kinerja di menteri yang dipimpinnya. Netizen ramai menanyakan bagaimana kinerjanya mengungkap mafia tanah.
Kali ini, AHY membagikan momen bersama Jokowi saat membagikan zakat.
Baca Juga:
Pacari Happy Asmara? Pendidikan Gilga Sahid Kebanting Denny Caknan
Ucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa, Gibran Banjir Panggilan 'Mas Wapres'
Berikut narasi yang dituliskan AHY:
Bersama Bapak Presiden @jokowi
dan Wakil Presiden @Kiyai_MarufAmin
serta para pimpinan Kementerian/Lembaga Negara, menyerahkan zakat, infaq dan sodaqoh kepada @baznasindonesia
di Istana Negara, Jakarta. Tadi saya membayar Zakat pribadi secara langsung dengan menggunakan QRcode Bank BNI. Teknologi yang kian memudahkan kita dalam bertransaksi. Ini juga bagian dari kedaulatan dan kemandirian digital yang harus menjadi semangat dalam proses transformasi digital kita. Mudah-mudahan zakat yang didistribusikan oleh Baznas bisa disalurkan dengan baik kepada para penerima manfaatnya. Menunaikan zakat adalah wujud rasa syukur kita sebagai umat atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT untuk berbagi kepada saudara-saudari kita yang membutuhkan.
Unggahan ini pun langsung ramai dikomentari dengan mengingatkan AHY untuk bekerja sesuai dengan janji yang diucapkannya.
"Mas Kerja to Mas... Pajakku ditagih tiap bulan tapi situ blm tampak kerja, bikin sedih aja.. Mafia tanah diberantas spy Kota2 potensial dpt tumbuh baik, lihatlah Bandung, disitu ada ITB, UNPAD & UNPAR tapi amburadulnya MasyaAllah, blm ada pemimpinnya yg kuat lawan mafia tanah,"
Berita Terkait
-
Soal Usul Jokowi Jadi Ketua Koalisi Partai, PSI Disebut Lagi Naikkan Posisi Tawar Pakai Usulan Absurd
-
Bukan Ketum, Jokowi Bakal Jadi Dewan Pembina Golkar Seperti Soeharto?
-
Reaksi PKS Soal Wacana Jokowi Jadi Ketua Koalisi Partai: Pensiun Saja, Jangan Dilibatkan!
-
AHY Bicara soal Kabinet Prabowo-Gibran, Benarkah Demokrat Minta Kursi Menko?
-
Sosok Erina Gudono, Menantu Jokowi yang Disebut Jadi Calon Bupati Sleman
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing