Suara.com - Calon Wakil Presiden atau capres Anies Baswedan mengunjungi kota Padang, Sumatara Barat (Sumbar) pada akhir pekan ini. Tidak hanya mengunjungi Padang, Anies pun mendatangi korban banjir di Padang Pariaman dan melaksanakan sholat berjemaah di masjid raya Sumbar.
Namun ada yang berbeda di sebuah video yang dibagikan Anies di media sosialnya. Anies beserta istri tampak mendatangi sebuah rumah gadang nan mewah dengan warna emas.
Rumah ini disebut-sebut netizen sebagai rumah wali kota (Wako) Padang Panjang, Fadly Amran. Namun ada juga netizen menyebut jika rumah tersebut milik Buk Je.
Anies yang datang kemudian disambut oleh sejumlah tokoh masyarakat, termasuk pendukungnya. Tampak Fadly Amran juga ada di antara mereka yang menyambut rombongan Anies Baswedan.
Dalam video yang dibagikan Anies Baswedan di media sosialnya, Anies menyebutkan jika ia sangat bersyukur bisa kembali ke Ranah Minang.
Baca Juga:
Anak Doakan Kembali Bersatu dengan Natasha Rizky, Desta Menangis di Hari Ulang Tahun
Bau Badan Ustaz Solmed Jadi Sorotan, Sang Penceramah Ternyata Simpan Koleksi Moge Langka
Kedatangannya guna menyampaikan terima kasih atas kepercayaan masyarakat minang, baik yang berada di luar atau terkhusus di Sumbar yang selalu konsisten pada barisan perubahan.
Baca Juga: Tak Coblos Anies, Ternyata Ini Pilihan Politik Rocky Gerung pada Pilpres 2024
"Bersyukur bisa kembali ke Ranah Minang.
Kami datang untuk menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan masyarakat Minang, baik yang berada di Sumbar maupun di luar, yang berada di dalam barisan perubahan. Dan sekaligus juga kami menjenguk korban bencana banjir beberapa waktu lalu," ucap Anies di unggahan media sosialnya.
Namun bukan hanya kunjungan Anies yang menjadi perhatian, rumah gadang yang berwarna dengan lapisan emas pun mencuri perhatian netizen.
Salah satu netizen mengungkapkan jika rumah yang dikunjungi ialah rumah milik Wako Padang Panjang, Fadly Amran.
"Yang punya rumah. Fadly Amran, Wako Padang Panjang , dan juga Ketua PKS Sumbar," tulis netizen.
Berita Terkait
-
Tak Coblos Anies, Ternyata Ini Pilihan Politik Rocky Gerung pada Pilpres 2024
-
Kunjungi Warga Terdampak Banjir di Sumbar, Anies Kasih Bantuan Paket Sembako
-
Dahnil Sindir Kubu AMIN Tak Terima Hasil Pemilu, Lupa Pernah Sebut Pilpres 2019 Curang?
-
Koalisi Perubahan Tak Bubar, Siap Bersatu Di Pilkada DKI, Calonnya Anies Lagi?
-
Gibran Singgung Nama Ganjar Usai Program Internet Gratis Disebut Nyontek Paslon 03
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim