Suara.com - Mantan Menkopolhukam Mahfud MD terbilang cukup aktif di media sosial. Dia terlihat cukup sering memperbaharui unggahannya.
Baru-baru ini Cawapres nomor urut 03 itu mengunggah review film India berjudul 'Khalnayak'.
Unggahan tersebut mendapat banyak komentar dari warganet. Beberapa netizen menilai postingan itu menyindir pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02. Meskipun Mahfud telah menegaskan bahwa tak menyindir siapa-siapa.
Baca Juga:
- Ganjar Pranowo Asik Sepedan Sambil Berburu Takjil padahal Semarang Banjir, Netizen: Sekali-sekali Renang Pak!
- Dikunjungi Anies Baswedan, Rumah Gadang Mewah Kemilau Emas Curi Perhatian
- Mantan Istri Dedi Mulyadi Bagikan Momen Persiapkan Menu Buka Puasa Pertama: Bareng Suami Baru
"Aduh pasukan 02 kesindir neh Prof. Awokwokwokwok," cuit netizen.
Mahfud MD pun membalas komentar warganet tersebut. Dia menyebut bahwa hal itu tidak hanya terjadi di 02, tetapi bisa juga di kubu yang lain.
"Bkn hanya 02, tapi bs jg di 01, 03, 04 atau rezim2 lain. Elemen pejabat korup dan polisi jahat selalu ada di setiap rezim. Sama jg selalu ada elemen pejabat dan polisi bersih. Selalu ada pertarungan antara moral dan keculasan, antara hati nurani muth'mainnah dan nafsu ammarah," komentar Mahfud MD.
Bukannya mendapat respons postif, mantan Ketua MK tersebut justru dirujak warganet.
"Kalau di film² biasanya polisi baik yang menang prof, kalau didunia nyata gimana prof," komentar akun @arisan*********.
Baca Juga: Momen Kocak Remaja Masjid Rebutan Takjik Hingga Air Mineral, Endingnya Bikin Ngakak
"Pasti tersindir, Prof," sahut akun @Ofils****.
"Selama ini bpk di mana dan ngapain aja pa ?" cuit akun @Sugiant********.
"Prof sepertinya profi lgi, evaluasi diri ya prof," komentar akun @AchmadS*********.
Sebelumnya, Mantan Menkopolhukam yang juga Cawapres nomor urut 03 Mahfud MD mengaku baru saja menonton film India berjudul 'Khalnayak'.
Dia kemudian membagikan intisari dari cerita film tersebut di akun X miliknya. Dalam unggahannya, Mahfud MD menceritakan dialog antara penjahat dengan polisi yang memburunya.
"Sambil menunggu maghrib tadi saya menonton film India, 'Khalnayak'. Ceritanya terjadi saling buru dan pertarungan seru antara Polisi dan Penjahat besar. Diantara dialog antara keduanya," cuit Mahfud MD dikutip pada Minggu (17/3/2024).
Mahfud kemudian mengutip percakapan di antara kedua tokoh yang ada dalam film tersebut.
"Polisi adl abdi negara dan pahlawan yg melindungi rakyat, sedangkan kamu adl penjahat pengkhianat, kata Inspektur Polisi. Penjahat besar itu menjawab: Kamu yg mengaku pahlawan sama saja dgn saya yg penjahat. Tak ada bedanya. Saya bekerja utk bos mafia yg merusak dan sangat jahat, sedangkan kamu para polisi bekerja untuk pemerintahan dan penegakan hukum yang korup dan mengisap rakyat. Jadi penjahat dan polisi sama-sama petugasnya para perusak negara," tulis Mahfud menirukan dialog dalam film tersebut.
Politikus kelahiran Madura tersebut menyampaikan tidak ada niat untu kmenyindir siapapun. Dia hanya menceritakan ulang seperti di dalam film, semoga bisa menjadi kuliah Ramadan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik
-
BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks
-
Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman
-
Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II
-
DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax
-
Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari
-
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini
-
Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan