Suara.com - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas buka suara terkait adanya ibadah Salat Tarawih yang dilakukan oleh masyarakat.
Gus Men, sapaan Yaqut, mengatakan bahwa Salat Tarawih hukumnya sunnah.
"Nggak Tarawih aja boleh ya, sebenarnya ya," ujar Yaqut di Kompleks DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2024).
Meski begitu, Yaqut mengaku tetap menjalani ibadah salat Tarawih selama Ramadan.
"Saya tuh kadang-kadang, kalau lagi rada kerjaan banyak, misal lagi banyak gitu ya atau mepet. Tapi saya Tarawih terus sih ya masalahnya itu," ucap Yaqut.
Ia menyampaikan terkait polemik Salat Tarawih pihaknya akan bertanya kepada ahli agama atau para kiai.
"Kita tanya ke ini deh, ahli agama nanti ya. Tanya ke kiai ulama, apa ini kalau ada Tarawih kilat ini gimana rukun wajibnya. Tarawih itu apa kita nanti tanya ke tokoh agama dulu," jelas dia.
Sebelumnya diberitakan, Salat Tarawih di Ponpes Al-Qur'aniyah, Indramayu, hanya selama berlangsung 7 menit untuk 23 rakaat. Sehingga setiap satu rakaatnya memakan waktu sekitar 18 detik.
Menurut Imam Salat Tarawih setempat, Ustaz Huabihi, Salat Tarawih kilat sudah berjalan sejak 15 tahun lalu. Sejak Imam Salat KH Ahmad Zuhri Ainani sekitar tahun 2009-2010.
Baca Juga: Detik-detik Salat Tarawih Kilat di Indramayu 23 Rakaat Cuma 7 menit
KH Ahmad Zuhri Ainani merupakan generasi pertama Salat Tarawih 'kilat'. Selain itu, digelarnya Salat Tarawih kilat tahun ini sekaligus merupakan permintaan dari masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tegaskan Program Tetap Lanjut, Pemerintah Buka Suara soal Kematian Dua Calon Pengelola Kopdes
-
Tak Hanya Yuvita! Korban Lain Taufik Hidayat Mulai Bicara di Medsos, Polda Jabar Buru Jejak Sadisnya
-
Stella Christie Dorong Mahasiswa dan Dosen RI Manfaatkan Beasiswa ke China
-
Kasus YTR di Bandung Ungkap Bahaya Kekerasan dalam Pacaran yang Kerap Tak Disadari
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro
-
Bukan Menolak Lirboyo, Ini Sebenarnya yang Terjadi Saat Munas di Ploso
-
Kasus YTR Tuai Kecaman, Negara Diminta Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Gender
-
Pemkab Bangkalan Borong Jajanan PKL Saat Penyambutan Prabowo, Warga Nikmati Pembagian Gratis
-
Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA
-
Wacana Gabungkan Pidsus dan Pidum, Burhanuddin Nilai Koordinasi Penanganan Perkara Lebih Efektif