Suara.com - Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin berburu makanan berbuka puasa Ramadan (takjil) ke kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, Rabu (20/3/2024).
Keduanya menggunakan Vespa ke lokasi tersebut untuk membeli hidangan buka puasa atau yang saat ini dikenal dengan war takjil. Selain kendaraan yang dipakai mereka, kostum jaket yang dikenakan juga menuai sorotan.
Anies dan Cak Imin kompak menggunakan jaket couple warna hitam bermotif tulisan AMIN yang merupakan singkatan Anies-Muhaimin.
Lantas siapakah yang mendesain motif tersebut?
Beberapa waktu yang lalu, istri Anies Baswedan Fery Farhati pernah memamerkan outfit couple dengan motif yang sama, yakni tulisan AMIN di busana yang dikenakannya bersama sang suami. Ternyata baju tersebut merupakan karya Dian Pelangi.
"Hari ini berkegiatan dengan outfit couple karya Mbak @dianpelangi. Terima kasih sudah dibuatkan khusus untuk keluarga AMIN (emoticon senyum). WE LOVE IT!!!" tulis caption Fery Farhati.
Berikut ini profil Dian Pelangi
Dian Pelangi mempunyai nama asli Dian Wahyu Utami. Wanita yang dikenal sebagai selebgram dan desainer busana muslim ini lahir di Palembang, Sumatera Selatan pada 14 Januari 1991.
Selain seorang desainer busana muslim, ia merupakan penulis buku berjudul Hijab Street Style dan Brain, Beauty, and Belief. Ia juga merupakan founder Hijaber Community.
Pada 2013, Dian ikut menjadi pemain dalam film berjudul 99 Cahaya di Langit Eropa. Namanya masuk dalam daftar 500 daftar desainer berpengaruh dalam dunia fesyen versi Business of Fashion Magazine di tahun 2015.
Lalu tahun 2018, Dian masuk dalam daftar 30 under 30 Asia 2018 kategori 'The Arts' dan 'Celebrities' versi majalah Forbes.
Wanita berhijab ini merupakan anak dari pasangan Ir Djamaloedin dan Hernani. Ia menempuh pendidikan dasarnya di MI 2 Palembang sebelum akhirnya melanjutkan ke SMP Insan Kamil dan Pondok Pesantren Al-Ihya Bogor.
Atas desakan orangtuanya, Dian Pelangi kemudian melanjutkan ke SMK Negeri 1 Pekalongan jurusan tata busana. Setelah lulus SMK, dia kemudian menempuh pendidikan di École Supérieure des Art et Techniques de la Mode (ESMOD) dan lulus pada 2008.
Dian kemudian dipercaya oleh orangtuanya untuk memegang kendali butik Dian Pelangi usai menyelesaikan pendidikannya di ESMOD.
Ketika Dian Pelangi mengambil alih kepengurusan bisnis keluarganya, ia mengamati model pakaian yang diproduksi masih terbatas pada gamis, kaftan, dan busana muslim yang tergolong bermodel tua dan kurang kekinian.
Tag
Berita Terkait
-
Ketika Ruang Belajar Berubah Menjadi Tempat Kekerasan
-
Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics
-
Cak Imin Rayu Parpol Ubah 108 Undang-undang Demi Prabowonomics
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim