Suara.com - Aksi kekerasan yang kerap menimpa kaum perempuan membuat Alsi Mega Marsha Tengker atau yang biasa disapa Caca Tengker angkat suara. Beredar video dengan durasi beberapa detik memperlihatkan Caca berbicara lantang soal nasib perempuan.
Video itu diunggah @rumpi_gosip, adik Nagita Slavina itu menyebut kalau perempuan bukanlah objek seksual, pandangan, atau kekerasan.
"Perempuan bukan objek seksual, objek pandangan, ataupun objek kekerasan," ucapnya, dikutip Kamis (21/03/2024).
Wanita kelahiran Jakarta, 3 Mei 1989 tersebut menyatakan, perempuan adalah subjek yang pantas untuk dihargai, seperti layaknya manusia pada umumnya.
"Namun, perempuan adalah subjek yang pantas untuk dihargai layaknya manusia," ujarnya.
Dia menegaskan, kaum perempuan membutuhkan proteksi. Serta, perlu merasa aman jika keluar rumah terlepas apapun yang mau dilakukan.
"Perempuan membutuhkan proteksi, perempuan juga perlu merasa aman keluar rumah terlepas dari apapun yang digunakan atau diperbuat," jelasnya.
Baginya, kaum perempuan bukanlah sosok yang lemah. Dia juga menyatakan, jika perempuan tak melapor bukn berarti mereka takut.
"Tidak melawan bukan berarti lemah. Tidak melapor juga bukan berarti takut. Korban adalah korban. Korban berhak untuk didengar dan dilindungi bukan dihakimi," sebutnya.
Baca Juga: Kasus Pemalsuan Surat Cerai, Gideon Tengker Laporkan Rieta Amilia, Nagita Slavina, dan Caca Tengker
Lebih lanjut, dirinya akan mendukung dan melindungi kaum perempuan tanpa menghakimi. Di akhir kalimat yang diduga ditujukan kepada perempuan yang menjadi korban kekerasan, Caca menyatakan bahwa mereka tak sendirian.
"Bersama kita bisa saling mendukung dan melindungi tanpa menghakimi satu sama lain. You are not alone (Kamu tidak sendirian)," lugasnya.
Tanggapan warganet
Video Caca di akun @rumpi_gosip lantas ramai dikomentari warganet. Banyak dari mereka merasa setuju dengan ucapan adik ipar Raffi Ahmad tersebut.
"agree... ," kata @ivann*****.
"Super sekali mba caca... ," lanjut @ratih*****.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital