Suara.com - Presiden terpilih Prabowo Subianto berseloroh perihal usia di bawah 17 tahun bisa ikut pemilihan umum atau mencoblos. Pembicaraan itu disampaikan Prabowo saat sambutan di acara buka puasa bersama di kantor DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Jakarta Selatan.
Kepada Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas dan Ketua Majelis Penasihat PAN Hatta Rajasa, Prabowo menanyakan apakah mereka ingin mempertimbangkan agar usia 10 tahun bisa ikut nyoblos.
Pertanyaan itu tidak terlepas dari sikap Prabowo yang merasa terharu dengan anak-anak di Indonesia yang turut mendukung pasangan Prabowo-Gibran.
"Saya sangat terharu lihat anak-anak di Indonesia. Apa kita pertimbangkan Pak Hatta, Pak Zul usia nyoblos kita turunkan jadi 10? Kita menang besar," kata Prabowo yang disambut tawa jajaran PAN, Kamis (21/3/2024).
Prabowo lantas menyampaikan lebih detail mengapa dirinya terharu dengan anak-anak yang memberikan dukungan untuk dirinya.
"Saya terharu karena saya lihat di vlog vlog gitu ya, di sosmed ya; anak-anak nangis-nangis, marah-marah kalau orang tuanya nggak pakai kaos gemoy. Padahal tadinya ngerti aja enggak apa itu gemoy, memang PAN luar biasa," kata Prabowo.
Pemenang Pilpres
Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih periode 2024-2029.
Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan KPU Nomor 360 Tahun 2024 tentang Penetapan hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota Secara Nasional dalam Pemilihan Umum Tahun 2024.
Baca Juga: Prabowo Bukber di DPP PAN Bareng Zulhas, Dengar Kultum Gus Miftah Jelang Magrib
"Hasil Pemilihan Umum secara nasional sebagaimana dimaksud dalam Diktum Kesatu sampai dengan Diktum Kelima ditetapkan pada hari Rabu tanggal 20 bulan Maret tahun 2024 pukul 22.18.19 menit WIB," kata Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari di Gedung KPU RI, Jakarta, Rabu (20/3) malam.
Hasyim mengungkapkan pasangan Prabowo-Gibran meraih 96.214.691 suara.
Sementara itu, lanjut dia, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar memperoleh 40.971.906 suara, sedangkan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD 27.040.878 mendapatkan suara.
Adapun total surat suara sah, menurut dia, berjumlah 164.227.475 suara.
Berita Terkait
-
Sanjungan Golkar Setinggi Langit Buat Surya Paloh yang Terima Kemenangan Prabowo-Gibran
-
Bapak Jadi Presiden, Jodoh Anak Prabowo Ramai Dibicarakan: Mas Didit Gak Mau Cari Istri?
-
Beri Selamat ke Prabowo-Gibran, Imam Besar Masjid Istiqlal: Semoga Indonesia Semakin Jaya
-
Prabowo Bukber di DPP PAN Bareng Zulhas, Dengar Kultum Gus Miftah Jelang Magrib
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
Terkini
-
Kejagung Klaim Masih Telusuri Aset Jurist Tan di Kasus Korupsi Chromebook Rp2,1 T
-
Jakarta Siaga Banjir, Pramono Anung Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 1 Februari 2026
-
KPK Periksa 17 Saksi Kasus Dugaan Suap Pajak PT Wanatiara Persada, Termasuk Sang Direktur
-
RUU PPI Masuk Prolegnas, WALHI Nilai Negara Masih Gagal Membaca Krisis Iklim
-
Dikabarkan Bakal Masuk Kabinet Prabowo, Budisatrio Djiwandono Tanggapi Begini
-
Diduga Tak Profesional, Tiga Kepala Kejaksaan Negeri Diperiksa Jamintel Kejagung
-
Oknum Polisi Anggota Polda DIY Diduga Aniaya Kekasih hingga Masuk RS, Aksi Terekam CCTV
-
Sudirman Said Luncurkan Pusat Studi Keberlanjutan UHN untuk Jawab Tantangan Krisis Iklim
-
Skandal Kuota Haji, Staf Asrama Haji Bekasi Diperiksa KPK
-
Viral Pemotor Merokok Pukul Penegur di Palmerah, Pelaku Catut Nama Polisi