Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani kembali memenangkan Pileg 2024 sekaligus melenggang ke Senayan.
Berdasarkan hasil rekapitulasi suara Komisi Pemilihan Umum, Puan memperoleh suara terbanyak pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 di daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V.
Putri dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu memperoleh 297.366 suara, unggul jauh dari para kompetitornya.
Raihan itu menempatkan Puan sebagai calon legislatif (caleg) dengan suara terbanyak di wilayah tersebut sekaligus berpeluang menjadi Ketua DPR RI lagi.
Kini, Puan Maharani diminta untuk menjadi duta bagi Inter-Parliamentary Union (IPU) untuk mempromosikan kepemimpinan perempuan di parlemen tingkat dunia.
Presiden IPU Tulia Ackson meminta hal itu ketika bertemu dengan Puan di sela-sela The 148th IPU Assembly di Jenewa, Swiss, Sabtu (23/3/2024).
Dia pun menyatakan siap mengemban tugas itu demi meningkatkan kepemimpinan politik perempuan di dunia.
"Sebagai sesama pemimpin perempuan, tentu dapat bekerja sama untuk memperkuat pembahasan isu kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di tingkat global," kata Puan dilansir dari ANTARA, Minggu (24/3/2024).
Puan pun ingin para pemimpin parlemen perempuan bisa memperkuat komitmen untuk meningkatkan partisipasi perempuan di dunia politik. DPR siap mendukung isu tersebut.
Baca Juga: Tinjau Warga Terdampak Banjir di Semarang, Anggota Komisi VIII Serahkan Bantuan Logistik
"Mewakili DPR RI, saya siap mendukung dan bekerja bersama untuk mencapai tujuan-tujuan mulia itu," jelas dia.
Di sisi lain, Puan juga menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Tulia Ackson sebagai Presiden IPU yang ke-31 pada IPU Assembly Ke-147 di Angola, Oktober 2023. Tulia menjadi perempuan ketiga yang memimpin IPU.
"Sekaligus perempuan pertama mewakili kawasan Afrika yang mengemban amanah ini," kata dia.
Ia juga mengapresiasi komitmen Tulia Ackson yang mendorong kerja sama internasional serta dalam mempromosikan perdamaian dan nilai-nilai demokrasi.
Puan yakin pemimpin perempuan asal Republik Tanzania itu akan membuat IPU menjadi makin lebih efektif, akuntabel, dan transparan.
Sementara itu, Tulia Ackson yang merupakan perempuan ketiga pemimpin IPU tersebut meminta Puan menjadi duta karena terkesan dengan kepemimpinan Puan sebagai perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan