Suara.com - Polda Metro Jaya akan memeriksa pedangdut Tisya Erni dan Aden Wong terkait kasus dugaan perzinaan serta menghalangi pemberian ASI eksklusif yang dilaporkan seorang perempuan berkewarganegaraan Korea Selatan, Amy BMJ.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menyampaikan pemeriksaan terhadap Tisya Erni dan Aden Wong selaku pihak terlapor dijadwalkan pada Selasa (2/4/2024).
"Dijadwalkan akan dilakukan klarifikasi 2 April 2024 terhadap dua terlapor saudara WMG dan saudari ES alias TE," kata Ade Ary kepada wartawan, Selasa (26/3/2024).
Laporan dugaan perizinan dan menghalangi pemberian ASI eksklusif ini dilaporkan Amy ke Polda Metro Jaya pada 6 Maret 2024 lalu. Amy merupakan istri Aden Wong pria berkewarganegaraan Singapura yang diduga memiliki hubungan gelap dengan Tisya Erni.
Penyidik Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah lebih dahulu melakukan pemeriksaan terhadap Amy selaku pihak pelapor. Pemeriksaan berlangsung selama lima jam pada Selasa (19/3/2024) pekan lalu.
Kuasa hukum Amy, Canra Sinambela saat itu mengungkap ada sekitar 16 pertanyaan yang diajukan penyidik terhadap Amy.
"Kurang lebih 16 pertanyaan dari penyidik. Nah untuk poin-poin bisa langsung ke penyidik aja. Kita fokusnya ke laporan perzinaan dan terkait pelarangan ibu Amy memberikan ASI," kata Canra.
Berita Terkait
-
Kasus Dugaan Perzinaan, Tisya Erni dan Aden Wong Diperiksa Polisi 2 April 2024
-
Amy BMJ Urus Perceraian dengan Aden Wong di Singapura
-
Adu Kekayaan Kamaruddin Simanjuntak vs Hotman Paris, Bakal Head to Head Bela Amy BMJ dan Aden Wong?
-
Siap Bela Amy BMJ, Pendidikan Kamaruddin Simanjuntak Beda Jomplang dari Hotman Paris Pengacara Aden Wong
-
Respon Hotman Paris Hutapea Usai Amy BMJ Dimintai Keterangan Atas Laporan ke Aden Wong
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT