Suara.com - Peristiwa mengerikan menimpa seorang gadis gadis berusia 10 tahun di Thailand. Ia menderita menderita luka serius setelah gunting terbenam di tengkoraknya saat bermain dengan adik laki-lakinya yang berusia 4 tahun.
Peristiwa itu terjadi pada hari Sabtu, 23 Maret lalu di provinsi Buriram, Thailand timur laut. Gadis yang bernama Face, sedang bermain di luar rumah ketika adik laki-lakinya, Nui, melemparkan gunting ke arahnya.
Lemparan gunting itu mengenainya dan menancap di tengkorak Face dan hampir mengenai saraf vitalnya.
Kronologis Peristiwa
Melansir Asiaone, seorang saksi mata, Yui mengatakan kepada media Thailand bahwa Nui marah setelah Face memperingatkannya untuk menjauh dari kakaknya yang memegang gunting.
Baca juga:
Netizen Salah Paham, Seniman Belgia Lukis Ratusan Anak Tangga Menjadi Bendera Palestina
Jembatan Francis Scott Key Runtuh Ditabrak Kapal Kargo Singapura, 20 Pekerja Jatuh ke Sungai
Kakek dari kedua anak tersebut segera bergegas keluar ketika mendengar Face menangis dan berusaha mencabut gunting yang tertancap di kepalanya.
Face dilarikan ke Rumah Sakit Satuek, namun harus dirujuk ke Rumah Sakit Buriram karena rumah sakit pertama tidak memiliki peralatan yang dibutuhkan untuk operasi.
Dokter berhasil mengeluarkan gunting tersebut dan Face dirawat di rumah sakit selama dua hari sebelum dipulangkan untuk pemulihan di rumah.
Berita Terkait
-
Kembaran Yamaha MX-King Tampil dengan Ubahan Maksimal, Fitur Canggih Manjakan Pengendara
-
Akun Pengamat Sepak Bola Thailand Aku Benci Lemparan ke Dalam Pratama Arhan
-
Privasi Terganggu, Taeyong NCT Ngaku Kecewa Terus Diikuti Orang di Thailand
-
Timnas Indonesia Jadi Satu-satunya Tim ASEAN yang Menang di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam