Suara.com - Artis Sandra Dewi dikenal sebagai figur publik yang bergelimangan harta. Namun siapa sangka, suami Sandra Dewi, Harvey Moeis menjadi tersangka korupsi timah.
Bergelimang harta, Sandra Dewi diketahui memiliki jet pribadi yang nilainya sangat fantastis. Pada 25 Maret 2019. Harvey membelikan jet pribadi kepada anaknya Raphael Moeis. Pesawat itu diparkir Harvey di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.
Dari penelusuran, jet pribadi milik Harvey dan Sandra Dewi itu merupakan tipe Bombardier Challanger 605 yang mampu menampung 12 orang.
Baca juga:
Untuk harga, pesawat pribadi Harvey dibandrol dengan harga 14,5 juta dolar AS atau setara Rp271,8 miliar. Nilai yang sangat fantastis.
Rumah yang ditempati Sandra Dewi dan Harvey Moeis pun sangat mewah. Dalam beberapa kali kesempatan, Sandra Dewi sempat berswafoto sekeliling rumahnya.
Tampak bahwa rumah Sandra Dewi dilengkapi dengan sebuah lobi luas yang menyambut para tamu. Lobi itu terletak di lantai paling bawah, sedangkan tempat tinggal Sandra Dewi ada di bagian atas.
Pemilik rumah dan para tamu bisa naik lift maupun tangga untuk sampai ke bagian atas. Sandra Dewi dan Harvey Moeis menghabiskan waktu bersama keluarga di ruang keluarga mereka.
Baca juga:
Tampak furnitur yang elegan dan juga sebuah televisi layar lebar untuk Sandra dan suaminya menyaksikan berbagai tayangan menghibur.
Nah memiliki harta berlimpah, Sandra Dewi sempat mengaku bahwa ia tidak tahu apa itu token listrik. Hal itu diungkap Sandra Dewi saat live Instagram bersama Fitri Tropica pada 2020.
"Sandra pernah gak sih rumahnya listriknya itu bunyi token listri?" tanya Fitri Tropica.
"Sekarang? Pas udah menikah dengan Harvey Moeis?' tanya balik Sandra Dewi.
Sandra Dewi lalu bertanya dengan polosnya, memang token listrik ada bunyinya. "Emang ada bunyinya?" tanya lagi Sandra. Bahkan Sandra sampai dua kali bertanya perihal bunyi token listrik.
"Ya Allah, dia gak pernah ngerasain rumahnya listriknya abis token guyss," kata Fitrop dengan tertawa.
Berita Terkait
-
Video Lawas Sandra Dewi Panik Tak Bisa Makan Gegara Suami Rajin Beramal Dicemooh: Sedekah Buat Nutupin Dosa
-
8 Potret Rumah Mewah Harvey Moeis di Australia: Ada Kolam Renang sampai Lapangan Basket
-
Sandra Dewi Sebut Harvey Moeis Tak Perhitungan Beramal, Kena Ulti Netizen: Percuma Duit Haram
-
Senyum Memesona Sandra Dewi saat Keluar dari Kendaraan Warna Hitam, Jangan Kaget Lihat Harga Mobilnya
-
Rugikan Negara Rp 271 Triliun, Intip Potret Pesawat Pribadi Suami Sandra Dewi untuk Hadiah Buah Hatinya
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
Terkini
-
Kasatgas PRR Tegaskan Hibah Antar Daerah Harus Tuntas Pekan Depan Demi Percepatan Pemulihan
-
Kasatgas Tito Ingatkan Daerah Terdampak Bencana Percepat Realisasi Tambahan TKD
-
Respons Ultimatum Mahasiswa, Wapres Gibran Janji Sikat Korupsi di Program MBG!
-
ACSET Divonis Denda Rp 350 Juta dalam Kasus MBZ
-
Jakarta Darurat Kuburan: Lahan Habis, Anggaran Dicoret
-
Kasus Pemerkosaan EZ Buka Tabir Rentannya Buruh Disabilitas Perempuan di Perkebunan Sawit
-
Pemprov Jateng Sabet Penghargaan Program E-Learning ASN Berintegritas dari KPK
-
Satu Tewas Akibat Bencana Gempa Sulteng! Istana Koordinasi Demi Pemulihan Sigi dan Palu
-
Prabowo Gelar Rapat di Hambalang, Terima Laporan soal Haji hingga Pendidikan
-
KPK Sudah Selidiki Kasus MBG Lebih Dulu, Terbuka Jika Kejagung Mau Koordinasi