Suara.com - Artis Sandra Dewi pada 8 November 2016 Sandra Dewi menikah dengan pengusaha sukses Harvey Moeis setelah berpacaran selama 3 tahun. Pernikahan mantan kekasih Reino Barrack itu berlangsung di Gereja Katedral, Jakarta.
Pada pernikahan Sandra Dewi dan Harvey Moeis turut hadir mantan Komisaris Utama PT Pertamina yang kala itu menjabat Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Ahok hadir karena mendapat undangan dari ayah Sandra Dewi, Andreas Gunawan Basri. Diketahui, Andreas dan Ahok memiliki hubungan pertemanan. Apalagi Sandra Dewi juga lahir di Pangkalpinang, Bangka Belitung.
Baca juga:
Saat menghadiri pemberkatan pernikahan Sandra Dewi dan Harvey, Ahok sempat memberikan petuah untuk keduanya. Ahok kala itu mengatakan agar Sandra Dewi dan Harvey terus menjadi pasangan suami istri baik dalam kondisi susah dan senang seperti ajaran Katolik.
Kata Ahok saat itu, Sandra Dewi dan Harvey harus sama-sama sadar bahwa hanya maut yang dapat memisahkan mereka.
"Mereka bersama-sama tentu seumur hidup, kematian yang bisa memisahkan mereka," kata Ahok seperti dikutip.
Ahok yang saat itu datang bersama Veronica Tan mengatakan bahwa Sandra Dewi dan Harvey Moeis merupakan pasangan yang sangat cocok, satu ganteng dan lainnya cantik, puji Ahok.
Ahok pun mendoakan agar kehidupan pernikahan Harvey Moeis dan Sandra Dewi bisa terus bahagia. "Mudah-mudahan mereka bahagia," harap Ahok.
Baca Juga: Menikah dengan Konsep Princess, Rumah Tangga 3 Artis Ini Gonjang-ganjing: Terkini Ada Sandra Dewi
Pernikahan Sandra Dewi dan Harvey Moeis adalah pernikahan selebritas pertama yang disiarkan live di Facebook dan begitu banyak mendapat respons pujian positif dari masyarakat.
Pada 14 November 2016 Sandra Dewi menggelar resepsi privat dan mewah di Disneyland Tokyo.
Kasus Korupsi Suami Sandra Dewi
Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung menetapkan Harvey Moeis sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata niaga timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015 hingga 2022.
“Tim penyidik memandang telah cukup alat bukti sehingga kami tingkatkan statusnya sebagai tersangka, yaitu saudara HM selaku perpanjangan tangan dari PT RBT,” kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung Kuntadi, di Jakarta, Rabu dikutip dari Antara.
Baca juga:
Berita Terkait
-
Menikah dengan Konsep Princess, Rumah Tangga 3 Artis Ini Gonjang-ganjing: Terkini Ada Sandra Dewi
-
Harvey Moeis Tersangka Korupsi PT Timah, Rumah Sandra Dewi Pun Jadi Gunjingan Netizen
-
Kisah Sandra Dewi Dijodohkan dengan Harvey Moeis Oleh Daniel Mananta: Gue Jamin Ini Baik
-
Harvey Moeis Punya Jam Tangan Rp22 M, Netizen: Itu kalau Dibeliin Cilok, Akhir Zaman Baru Habis
-
Terjerat Kasus Korupsi, Biaya Pernikahan Harvey Moeis dengan Sandra Dewi yang Mencapai Miliaran Rupiah Kembali Disorot
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Perundingan Damai Gagal, Pemerintah Serukan Rakyat Iran Turun ke Jalan Tantang AS
-
Donald Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz, Iran Ancam Tindak Tegas Jika Kapal Militer Mendekat
-
3 Supertanker Mulus Lewat Selat Hormuz Bawa Minyak dari Arab dan UEA, Kok Bisa?
-
LENGKAP Pernyataan Resmi Komando Pusat Amerika Serikat Putus Akses ke Pelabuhan Iran
-
AS Klaim Tembus Selat Hormuz, Iran Bantah Keras: Siapa yang Sebar Hoax?
-
Survei Global: Warga Amerika Serikat Khawatir dan Stres dengan Keputusan Donald Trump
-
Breakingnews! Donald Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz dan Laut Iran
-
Anggota DPRD DKI: Pengamen Ondel-Ondel Bukan Warga Jakarta Asli, Harus Diedukasi
-
Prabowo Diisukan Teken Perjanjian Militer, Pesawat AS Bebas Melintas di Indonesia
-
Panas! Donald Trump Perintahkan Angkatan Laut AS Buru Kapal yang Lewati Selat Hormuz