Suara.com - Aktris Sandra Dewi akan dipanggil Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk diperiksa dalam penyidikan korupsi timah yang membuat suaminya, Harvey Moeis menjadi tersangka.
Seperti diketahui, suami Sandra Dewi tersebut sudah menjadi tersangka dalam kasus penambangan timah di lokasi izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tersebut.
Sandra Dewi akan diminta keterangannya oleh penyidik menyangkut soal tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang mengancam suaminya itu.
“Dalam perkara pokoknya (korupsi), siapapun yang terkait bisa dipanggil untuk diminta keterangannya. Termasuk peran dari isterinya (Sandra Dewi),” kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejakgung Ketut Sumedana di Kejagung, Jakarta, Rabu (3/4/2024).
Terlebih penyidik Jampidsus sudah menyita sebagian aset dan barang-barang berharga terkait Harvey yang diinformasikan selama ini diberikan sebagai hadiah untuk Sandra Dewi.
“Jadi sepanjang penyidik membutuhkan untuk membuat terang suatu perkaranya, siapun akan diminta keterangannya dalam pemeriksaan, termasuk tadi, istrinya,” tutur Ketut.
Seperti diberitakan sebelumnya, pada Senin (1/4/2024) penyidik melakukan penggeledahan di Apartemen the Pakubuwono di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel) yang menjadi tempat tinggal Harvey bersama Sandra Dewi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?