Suara.com - Video viral tunjukkan indahnya toleransi pada momen Lebaran 2024. Pada video yang viral itu tampak sejumlah frater dan suster Katolik menyapa dan berikan senyum ramah kepada umat muslim yang baru melaksanakan salat Idul Fitri.
Pada video yang diunggah oleh akun Tiktok @fery_miteng22, terlihat kondisi depan gereja Katolik yang dipenuhi oleh umat muslim usai melaksanakan salat Idul Fitri.
Di video kemudian terlihat tiga orang frater, satu orang romo dan sejumlah suster yang menyapa dan berikan senyum kepada umat muslim yang keluar dari halaman gereja usai salat Idul Fitri.
Baca juga:
Dari informasi yang dihimpun diketahui video ini diambil di depan Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Kayutangan, Malang, Jawa Timur.
Pada momen Idul Fitri 1445 H/Lebaran 2024, Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Kayutangan menjadi salah satu titik yang digunakan umat muslim untuk melaksanakan salat id.
Salah satu fotografer Ari Wibisono di akun Instagram miliknya juga unggah momen indahnya toleransi di halaman Gereja Kayutangan, Malang, Jawa Timur.
Dari foto yang diunggah oleh Ari, tampak bagaimana umat muslim memenuhi halaman parkir gereja untuk melaksanakan salat Idul Fitri tadi pagi, Rabu (10/4).
Baca juga:
Baca Juga: Istri Babe Cabita Ungkap Perasannya Ditinggal Pergi Selamanya Oleh Suami
Akun Instagram gereja kayutangan di laman story unggah video saat sejumlah umat muslim memenuhi halaman parkir untuk melaksanakan salat Idul Fitri.
Momen toleransi ini pun mendapat banyak komentar positif dari warganet di platform media sosial.
"Trimakasi suster2 frater2 yg ikut menyapa," tulis salah satu netizen.
"Indahnya perbedaan dalam kebersamaan satu tanah air Indonesia," sambung akun lainnya.
"ya Allah jadikan kota malang kota yg damai rukun sejahtera salam toleransi terimakasih para Romo dan pendeta suster," ungkap pengguna Tiktok.
Pada Lebaran 2022, gereja yang sama juga menjadi tempat untuk pelaksanaan salat Idul Fitri.
Saat itu, jemaah shalat Idulfitri Masjid Agung Jami Malang membludak, imbas pelonggaran aturan yang ditetapkan pemerintah. Alhasil meluber ke jalanan, termasuk kawasan Jalan Basuki Rahmat lokasi Gereja Kayutangan berada. Jaraknya kurang lebih 200 meter dari masjid.
Ratusan jamaah salat id memenuhi halaman Gereja Katolik Hati Kudus Yesus. Nampak sebagian besar jamaah tersebut adalah jamaah wanita.
"Memang untuk salat id untuk umat muslim yang posisinya di Kayutangan selalu kami buka tempat untuk saudara kita untuk beribadah," kata Pastor Rekan Gereja Katolik Hati Kudus Yesus, Romo Yoris, Senin (2/5/2022).
Sejak pukul 06.00 jamaah Masjid Agung Jami sudah penuh. Di sepanjang Jalan Merdeka persis di depan masjid, sudah penuh jemaah. Akhirnya jemaah yang datang menempati pelataran gereja.
Yoris mengatakan, penyediaan pelataran gereja Kayutangan ini sudah dilakukan setiap tahun. Namun, karena dua tahun sebelumnya ada pembatasan jamaah karena aturan pandemi Covid-19, pelataran gereja tersebut tidak disediakan untuk umat muslim beribadah salat id.
Berita Terkait
-
Istri Babe Cabita Ungkap Perasannya Ditinggal Pergi Selamanya Oleh Suami
-
Berlebaran ke Rumah Anies, Tom Lembong Jadi Target Swafoto Warga
-
Hukum Berhubungan Suami Istri di Hari Raya Idul Fitri, Apakah Diperbolehkan?
-
Gelar Open House, Warga Padati Kediaman Anies Baswedan di Lebak Bulus
-
Suasana Perayaan Idul Fitri di Berbagai Belahan Dunia
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
PDIP Soroti Rencana Impor 105.000 Mobil Pickup dari India: Jangan Rugikan Pabrikan Dalam Negeri
-
Sopir Toyota Calya Ugal-Ugalan di Jakarta Diamankan, Polisi Tunggu Hasil Tes Urine
-
Warga Jakarta dengan Luas Rumah di Bawah 70 Meter Bisa Dapat Toren Gratis dari PAM JAYA
-
Betawi di Era Digital: Pemuda Diminta Jadi Garda Depan Pelestarian Budaya
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India