Suara.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mencatat kenaikan penumpang saat arus balik ke Jakarta usai melakukan mudik lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah. Bahkan, angkanya meningkat 74 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Dishub DKI, Syafrin Liputo mengatakan, angka kenaikan penumpang ini terjadi di Terminal Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), seperti di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur.
Ia menyebut, peningkatan di terminal itu mencapai 50 persen dibandingkan periode arus balik 2023 lalu.
"Data 13 April kendaraan datang yakni 416 kendaraan dengan penumpang sebanyak 8.296, sedangkan tahun lalu 365 kendaraan dengan 5.188 penumpang," ujar Syafrin kepada wartawan, Senin (15/4/2024).
"Naik 51,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023," lanjut dia.
Secara keseluruhan di tujuh terminal yang melayani bus AKAP, terjadi peningkatan penumpang sebanyak 74,92 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun 2023.
"Di 7 terminal layanan AKAP terjadi penurunan jumlah penumpang berangkat (mudik) sebesar 3,47 persen dengan total 3.371 penumpang dan kenaikan jumlah penumpang datang (balik) sebesar 74,92 persen dengan total 12.675 penumpang dibandingkan dengan periode yang sama (H+2 Lebaran) tahun 2023," jelasnya.
Berikut rincian perbandingan data angkutan lebaran arus baliktahun 2024 dan 2023 arus balik yang dirilis Dishub DKI:
1. Terminal Terpadu Pulo Gebang
13 April 2024
Datang: 327 kendaraaan, 2.232 penumpang
Berangkat: 229 kendaraan, 1.537 penumpang
24 April 2023
Datang: 162 kendaraan, 999 penumpang
Berangkat : 177 kendaraan, 1.750 penumpang
Baca Juga: Penumpang Diimbau agar Turun di Terminal saat Arus Balik Mudik Lebaran
Penumpang datang: naik 123,42 persen
Penumpang berangkat: turun 12,17 persen
Total Penumpang: naik 37,10 persen
2. Terminal Kampung Rambutan
13 April 2024
Datang: 416 Kendaraan 8.296, penumpang
Berangkat: 83 kendaraan, 641 penumpang
24 April 2023
Datang: 365 kendaraan, 5.188 penumpang
Berangkat : 79 kendaraan, 711 penumpang
Penumpang datang: naik 59,91 persen
Penumpang berangkat: turun 9,85 persen
Total Penumpang: naik 51,50 persen.
3. Terminal Kalideres
13 April 2024
Datang: 142 kendaraan, 669 penumpang
Berangkat: 79 kendaraan, 576 penumpang
24 April 2023
Datang: 102 kendaraan 548 penumpang
Berangkat: 79 kendaraan, 369 penumpang
Penumpang datang: naik 22,08 persen
Penumpang berangkat: naik 56,10 persen
Total Penumpang: naik 35,77 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023
4. Terminal Tanjung Priok
13 April 2024
Datang: 123 kendaraan 1.385 penumpang
Berangkat: 108 kendaraan 348 penumpang
24 April 2023
Datang: 87 kendaraan 434 penumpamg
Berangkat : 67 kendaraan 233 penumpang
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Indeks Perkembangan Harga Tiga Provinsi Terdampak Bencana Turun Signifikan
-
Inosentius Dapat Tugas Baru, DPR Beberkan Alasan Adies Kadir Dipilih Jadi Hakim MK
-
Ahok Sebut Tak Ada Temuan BPK dan BPKP Soal Penyewaan Terminal BBM oleh Pertamina
-
Integritas Dipertanyakan, DPR Klaim Adies Kadir Mampu Jaga Kredibilitas Hakim Konstitusi
-
Dicecar 30 Pertanyaan Soal Kematian Lula Lahfah, Apa Peran Reza Arap Sebenarnya?
-
Normalisasi Ciliwung Dikebut, Pramono Pastikan Relokasi dan Pembebasan Lahan Segera Berjalan
-
Rocky Gerung Usai Diperiksa di Kasus Ijazah Jokowi: Dapat Pisang Goreng dan Empat Gelas Kopi
-
5 Fakta Pernyataan Nyeleneh Noel di Sidang Pemerasan: Sebut Nama Purbaya hingga Minta Dihukum Mati
-
Buka Peluang Perpanjang Modifikasi Cuaca, Pramono: Nggak Mungkin Jakarta Nggak Ada Genangan
-
DPR Laporkan 8 Poin Hasil Panja Percepatan Reformasi Polri, Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden