Suara.com - Hujan yang mengguyur wilayah Kota Depok, Jawa Barat, baru-baru ini viral di media sosial lantaran menyebabkan genangan air atau banjir.
Apalagi, banjir tersebut diketahui sering dirasakan oleh warga Depok khususnya pengendara motor.
Mereka mengaku sudah lelah dengan kondisi banjir setiap hujan turun itu, lantaran motor yang dikendarai sering mogok saat melewati jalan tersebut.
Baca Juga :
- Terungkap! Identitas Pria Berjaket Hitam Sengaja Buang Sampah di Sungai Puncak: Ternyata Warga Cianjur
- Rumah di Tengah Jalan Demak Jadi Tontonan Netizen, Ada Apa?
Informasi itu viral di media sosial yang memperlihatkan kondisi jalan di wilayah Mampang, Depok, Jawa Barat banjir setiap hujan deras turun.
Apalagi, terlihat juga banyak pengendara motor yang mogok akibat terkena genangan banjir.
Video itu diunggah akun instagram @depok24jam. Pada video itu terlihat ada sebuah tulisan 'Pak, kami sudah lelah banjir dan mogok di sini'.
Video itu sontak mendapatkan sorotan dari netizen. Bahkan ada yang menyebutkan bahwa sosok Kaesang Pangarep sangat cocok dan menjadi solusi untuk memperbaiki Depok jika ingin maju di Pilkada 2024 mendatang.
"Tapi kalian tidak lelah buang sampah sembarangan atau ga mau negor orang yg buang sampah sembarangan. Sepele tp bikin kalian sendiri misuh2," tulis netizen.
"Ini beberapa cara Rekayasa Tekhnis yg bisa digunakan untuk menghilangkan banjir Mampang. 1. Tutup Pintu Air di Kebon Pedes yg ke arah Cilebut, alirkan air Cipakancilan seluruhnya ke Ciliwung. 2. Di Bojong Gede ada Sodetan Sudimampir yang membagi air dari Kalibaru (Westerslokkan) ke Pesanggrahan. 3. Tutup Pintu air Citayam ke arah Cipayung, alirkan air sepenuhnya ke saluran cabang Tengah/Timur. Tapi cara ini bisa membuat sungai kering. ," tulis netizen.
"Mungkin kalau Kaesang yg Pimpin Depok, banjir dan segala permasalahan lainnya bisa selesai..," tulis netizen.
"Bapaknya yg jadi presiden aja, gak berhasil juga beresin banjir Jakarta," tulis netizen.
"Kaesang untuk Depok," tulis netizen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik
-
BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks
-
Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman
-
Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II