Suara.com - Gunung Ruang di Tagulandang, Kabupaten Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara, meletus dan mengeluarkan lava beserta kilatan petir pada Rabu (17/4/2024) sekitar pukul 20.15 WITA.
Letusan Gunung Ruang menghasilkan hujan abu vulkanik dengan ketinggian mencapai 3000 meter.
Fenomena alam kilatan petir juga terjadi akibat letusan eksplosif tersebut. Sebanyak 828 warga telah dievakuasi dari daerah tersebut.
"Gunung Ruang erupsi muntahkan abu vulkanik setinggi 3000 meter. Letusan eksplosif tersebut memunculkan fenomena alam kilatan petir," tulis unggahan akun Instagram @infojabodetabekjur24 yang dilansir Suara.com.
Baca Juga:
Gempa M7,4 Guncang Taiwan Rabu Pagi, Jepang Keluarkan Peringatan Tsunami
Gempa M 7,5 di Taiwan Tewaskan 4 Orang, Ada yang Terjebak di Terowongan
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 828 warga dievakuasi imbas Gunung Api Ruang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara meletus.
"Dampak erupsi Gunung Ruang sebanyak 272 Kepala Keluarga atau 828 jiwa mengungsi," demikian laporan BNPB, Rabu (17/4/2024).
Baca Juga: Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 800 Meter
Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) merekam sebanyak 564 kali gempa dangkal Gunung Ruang di Pulau Ruang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulaqesi Utara.
Dalam laporan aktivitas Gunung Ruang periode pukul 06.00 - 12.00 Wita yang diterima di Manado, Rabu, lima ratusan gempa vulkanik dangkal tersebut memiliki amplitudo 10-55 milimeter dan durasi 15-35 detik.
Selain itu juga terekam dua gempa terasa yang memiliki amplitudo 55 milimeter dan durasi 42-43 detik.
Baca Juga:
Ngeri! Dampak Gempa Taiwan, Gedung Bertingkat Miring Hingga Jembatan Bergoyang
Muncul Peringatan Tsunami, WNI Di Okinawa Jepang Diminta Waspada Efek Gempa Taiwan
Masyarakat di sekitar Gunung Ruang dan pengunjung atau wisatawan diminta agar tetap waspada dan tidak memasuki wilayah radius empat kilometer dari pusat kawah aktif.
Masyarakat di sekitar Gunung Ruang juga diharapkan tenang, beraktivitas seperti biasa, tidak terpancing isu-isu tentang erupsi dan tetap mengikuti perkembangan aktivitas melalui aplikasi MAGMA Indonesia.
Diharapkan pemerintah daerah, BPBD Provinsi Sulut dan kabupaten senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Ruang di Desa Tulusan, Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Buruh Bersatu Desak Reformasi Total SJSN, Soroti Rendahnya Perlindungan Pekerja
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai